Markas Ormas Di Tangerang Digerebek Polisi

Hukum  KAMIS, 01 APRIL 2021 , 14:38:00 WIB | LAPORAN: MAYA AUL

Markas Ormas Di Tangerang Digerebek Polisi

Penggerebekan posko ormas oleh Satnarkoba Polrestro Tangerang/AUL

RMOLBANTEN Jajaran Satres Narkoba Polres Metro Tangerang Kota melakukan penggerebekan terhadap markas organisasi masyarakat (ormas) Pemuda Pancasila (PP) di Kecamatan Cibodas, Kamis (1/4).

Kasat Narkoba AKBP Pratomo Widodo mengatakan, penggerebekan tersebut berhasil mengamankan satu orang pelaku berinisial ZR saat menggunakan sabu di dalam markas PAC PP kecamatan Cibodas.

"Kita amankan ZR saat menggunakan sabu, menurut keterangan pelaku sabu tersebut di dapat dari pelaku AM yang saat ini menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO)," ujarnya.

Pratomo menjelaskan, penggerebekan tersebut berdasarkan informasi dari masyarakat di posko ormas tersebut. Dimana, markas tersebut sering digunakan sebagai tempat penyalahgunaan narkotika jenis sabu dan peredaran miras.

"Pada saat digeledah, kami  menemukan satu buah alat hisap sabu berikut pipet kaca yang didalamnya terdapat sabu-sabu. Selanjutnya, kita lakukan penggeledahan di sekitar lokasi untuk menemukan barang bukti lainnya," paparnya.

Ia menjelaskan, di lokasi penggerebekan di temukan sebuah kunci mobil, pada saat di periksa didalamnya ada puluhan miras. Miras tersebut milik IR yang sengaja di simpan di dalam mobil.

"Di dalam mobil ada 29 dus minuman keras dengan jumlah total sebanyak 384 botol dengan rincian 9 Dus Anggur Merah, 6 dus Anggur Kolesom, 1 dus Anggur Buah, 1 dus Newport, 1 dus Whisky, 2 dus Anggur Putih, 5 dus Rajawali, 3 dus Kamput," ungkapnya.

Prapto menuturkan, dari hasil keterangan pelaku ZR, ia mengaku telah mengkonsumsi sabu bersama dengan saudara AM (DPO), kemudian dilakukan penggeledahan di markas mereka.

"Mereka dijerat dengan pasal 112 ayat (1) undang undang nomer 35 Tahun 2009 tentang narkotika. Mereka juga kami jerat dengan pasal narkotika dan Perda nomer 7 tahun 2005 tentang peredaran dan penjualan miras, ancaman hukumannya penjara 5 hingga 20 tahun," tegasnya.

Pratomo menyatakan, jajarannya tidak akan segan-segan untuk menindak siapapun pelaku penyalahgunaan narkoba dan miras, apapun latar belakangnya.

"Kami juga meminta masyarakat, untuk bisa ikut andil melaporkan jika menemukan penyalahgunaan narkoba. Agar Masyarakat Sehat, Bebas Narkoba, Indonesia Menjadi Kuat," tutupnya. [ars]

Komentar Pembaca
Tongkat Komando Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo
Titik Jatuh Sriwijaya Air

Titik Jatuh Sriwijaya Air

SENIN, 11 JANUARI 2021 , 01:01:00

Tanggap Darurat Banjir Kalsel

Tanggap Darurat Banjir Kalsel

SABTU, 16 JANUARI 2021 , 00:41:00

The ads will close in 10 Seconds