Kasus Covid-19 Di Banten Dibilang Meroket, Begini Kata Gubernur WH

Pemprov Banten  SELASA, 06 APRIL 2021 , 02:31:00 WIB | LAPORAN: JEJEN MUHAMAD

Kasus Covid-19 Di Banten Dibilang Meroket, Begini Kata Gubernur WH

Gubernur Banten, Wahidin Halim/JEN

RMOLBANTEN Pemerintah Pusat merilis lonjakan penambahan kasus Covid-19 di Banten mencapai 3.501 orang pada Minggu (4/4) kemarin.

Sayangnya lonjakan itu karena data terbaru dari Banten telat di update. Imbasnya, Provisi Banten tercatat dengan kasus lonjakan Covid-19 tertinggi.

Terait kesalahan input data itu, Gubernur Banten, Wahidin Halim alias tidak mempermasalahkannya. Lonjakan kasus Covid-19, kata WH -biasa disapa- terjadi karena ada keterlambatan penyampaian data Pemprov Banten ke Pusat, sehingga terjadi kesalahan dalam penginputan data tersebut.

"Kemarin beberapa daerah memang kita lambat menyampaikan data. Jadi, pusat kan mencoba mensinkronisasikan, sekarang akhirnya ketemu di angka 3000-an." ujar Gubernur WH kepada awak media di Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Curug, Kota Serang, Senin (5/4).

WH juga membeberkan alasan keterlambatan pemberian data dikarenakan faktor proses administrasi terekendala ditingkat pelayanan kesehatan paling bawah yaitu Puskesmas.

"Jadi, ditingkat Puskesmas harusnya hari ini data dilaporkan baru besok, terakumulasi disitu. Makin kesini makin terus lambat," katanya.

"Karena kan pusat juga berdasarkan laporan dari Provinsi, terus Provinsi berdasarkan laporan dari Kota. Dan Kota berdasarkan laporan Kecamatan, kemudian Kecamatan berdasarkan Puskesmas. Di Puskesmas terjadi kelambatan," terang WH.

Meski demikian, WH memastikan saat ini data kasus Covid-19 antara daerah dengan pusat sudah dilakukan sinkronisasi sehingga tidak ada perbedaan lagi.

"Mungkin waktu itu Puskesmas sibuk, repot, ini kan akumulasi dari kerepotan-kerepotan itu. Kalau sekarang ini sudah selesai sih. Nggak masalah, faktanya sudah lebih baik," ujar WH.

Mantan Walikota Tanggerang itu mengungkapkan, penanganan Covid-19 di Banten cukup baik bahkan rasio tingkat kematian sangat rendah dibandingkan daerah lainnya.

"Kita sudah bisa menekan lebih baik. Angka kematian rendah, tingkat sembuhnya tinggi," terangnya.

Sekedar informasi, berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Provinsi Banten per tanggal 4 April 2021 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Banten mencapai 4.838 orang. Rincinya terdiri dari 2.164 orang masih dirawat, 40.525 orang semuh, dan 1.149 orang meninggal dunia. [ars]



Komentar Pembaca
Prabowo Serahkan
Kursi Roda Buronanan 10 Tahun

Kursi Roda Buronanan 10 Tahun

MINGGU, 27 JUNI 2021 , 01:30:00

De Oranje Angkat Koper

De Oranje Angkat Koper

SENIN, 28 JUNI 2021 , 01:02:00

The ads will close in 10 Seconds