Toilet Tempat Wisata Religi Banten Jorok, Begini Usul Deputi Satgas Toilet

Pariwisata & Budaya  RABU, 07 APRIL 2021 , 01:01:00 WIB | LAPORAN: JEJEN MUHAMAD

Toilet Tempat Wisata Religi Banten Jorok, Begini Usul Deputi Satgas Toilet

Ilustrasi wisata religi di Banten/Net

RMOLBANTEN Toilet di berbagai fasilitas tempat wisata religi di Wilayah Banten masih dalam kondisi jorok tidak layak pakai, sehingga bisa memberikan kesan buruk pada destinasi wisata bahkan bisa saja wisatawan tidak lagi mau datang ke lokasi wisata religi Banten.

Demikian disampaikan Ketua Deputi Satgas Toilet Indonesia (STI) Perwakilan Banten, Pujiyanto, Selasa (6/4).

"Saya melihat secara langsung kondisi lapangan ternyata memang dari seluruh objek destinasi wisata di Banten masih terdapat toilet yang belum layak fungsi," ujar PujiyNRO.

Atas kondisi itu, Ketua Komisi II DPRD Kota Serang ini langsung mengusulkan kepada Pemerintah Pusat dalam hal ini Menparekraf RI Sandiaga Salahuddin Uno, untuk memperioritaskan terlebih dahulu tempat keberesihan toilet di Banten.

Apalagi, jelas dia, sarana dan prasarana tempat wisata bagi penyadang disabilitas kurang diperhatikan sehingga perlu ada wisata ramah disabilitas.

"Setelah itu kita melakukan renovasi untuk membangun toielt yang layak untuk masyarakat penyandang disabilitas," katanya.

Pujiyanto memastikan gerakan toilet beresih masuk dalam skala priortias untuk gerakan satgas toilet Indonesia.

Karena itu, jelas dia, yang paling utama akan dilakukan adalah keberesihan di seluruh destinasi wiata khusus yang skala priotias adalah destinasi wisata untuk religi.

"Kita akan coba nanti ke Banten lama, lalu ke Syekh Asnawi Caringin, dan Syekh Mansur Cikaduen di Pandeglang," terang Pujiyanto.

Dalam gerakan itu, Pujiyanto mengakui, pihaknya akan melibatkan seluruh elmen masyarakat serta mengajak kepada seluruh elmen organsiasi baik sosial, kepemduaan, untuk kita bersama sama mensosialsiasikan dan terjun langsung kepada masyarakat.

"Kita akan mensosialisasikan kepada masyarakat betapa pentingnya menjaga keberesihan toilet," katanya.

Sejauh ini, sambung dia, untuk alokasi anggaran kegiatan gerakan toilet beresih masih menggunakan dana dari swadaya masyarakat.

"Kedepan kita akan bekerjasama dengan Pemerintah Daerah. Dan nanti Pemerintah Daerah memberikan sebuah solusi dari dana hibah ataupun dana CSR yang ada di Banten," demikian Pujiyanto. [ars]



Komentar Pembaca
Tongkat Komando Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo
Titik Jatuh Sriwijaya Air

Titik Jatuh Sriwijaya Air

SENIN, 11 JANUARI 2021 , 01:01:00

Tanggap Darurat Banjir Kalsel

Tanggap Darurat Banjir Kalsel

SABTU, 16 JANUARI 2021 , 00:41:00

The ads will close in 10 Seconds