Mantan Presma UIN Jakarta Pelapor Dugaan Korupsi Asrama Dijerat UU ITE, Loh Kok Bisa?

Hukum  RABU, 07 APRIL 2021 , 23:38:00 WIB | LAPORAN: FIRMANSYAH

Mantan Presma UIN Jakarta Pelapor Dugaan Korupsi Asrama Dijerat UU ITE, Loh Kok Bisa<i>?</i>

Presiden mahasiswa (Presma) UIN Jakarta tahun 2019, Sultan Rivandi (tengah)/Repro

RMOLBANTEN Presiden mahasiswa UIN Jakarta  tahun 2019 Sultan Rivandi dilaporkan atas dugaan pencemaran nama baik.

Sultan dilaporkan dengan  pasal 45 ayat 3 dan 27 ayat 3 Undang-Undang Informasi Transaksi Elektronik (ITE).

Diketahui, Sultan merupakan pelapor kasus dugaan tindak pidana dugaan pemalsuaan dokumen dan korupsi proyek pembangunan Asrama UIN Jakarta senilai 4.7 Miliar. Untuk kasusnya sendiri  terus bergulir, setelah pelimpahan kasus dari Polda Metro Jaya ke Polres Tangerang Selatan.

Menanggapi pemangilan tersebut Sultan Rivandi menyebut akan menjalani proses sesuai aturan yang berlaku serta yakin bahwa apa yang dilakukannya bukan bentuk pencemaran nama baik, karena disertai dengan bukti-bukti.

"Pencemaran nama baik disurat tertulis 21 November 2021 di STAI Al-Hikmah Jakarta Selatan, semoga itu typo atau memang tidak pernah ada pencemaran nama baik yang saya lakukan. Walaupun janggal insyaAllah tetap hadir," ujarnya pada Senin (7/4)

Berdasarkan surat panggilan Polda Metro Jaya tertanggal 31 Maret 2021 yang diterima redaksi, terlapor diduga mencemarkan nama baik salah seorang guru besar UIN Jakarta yang juga menjabat ketua pelaksana pembangunan Asrama berinisial PS.

Sultan, sebagai terlapor juga menyampaikan kepada pihak kepolisian semoga momentum ini dijadikan bahan evaluasi terhadap pasal karet yang kerap digunakan untuk tujuan-tujuan tertentu.

"Saya sampaikan, bahwa Polri harus berlaku adil dan selektif terhadap penggunaan pasal karet UUITE ini. Sehingga tidak ada lagi korban korban pasal karet pencemaran nama baik, khususnya dalam kasus ini," ujar, Sultan.

"Semoga keanehan ini tidak terjadi berkelanjutan. Saya yang berniat untuk membersihkan dianggap mencemarkan, tapi yang diduga mencemarkan terus menerus dibersihkan," demikia Sultan Rivandi. [dzk]

Komentar Pembaca
Tongkat Komando Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo
Titik Jatuh Sriwijaya Air

Titik Jatuh Sriwijaya Air

SENIN, 11 JANUARI 2021 , 01:01:00

Tanggap Darurat Banjir Kalsel

Tanggap Darurat Banjir Kalsel

SABTU, 16 JANUARI 2021 , 00:41:00

The ads will close in 10 Seconds