Pembangunan Jalan Di Pamulang Mangkrak, Pedagang Bingung Mau Ngeluh Ke Siapa?

Kota Tangerang Selatan  KAMIS, 08 APRIL 2021 , 19:09:00 WIB | LAPORAN: LANI PAHRUDIN

Pembangunan Jalan Di Pamulang Mangkrak, Pedagang Bingung Mau Ngeluh Ke Siapa<i>?</i>

Proyek pembangunan jalan mangkrak di Pamulang, Tangsel/LAN

RMOLBANTEN Proyek pembangunan atau pengecoran di Jalan Setia Budi, Pamulang Barat, Kecamatan Pamulang, Tangsel terlihat mangkrak.

Jalan penghubung dari Pamulang Barat menuju ke arah Gaplek dan Pondok Cabe, terpantau pengendara yang melintas harus bersabar. Karena, jalan yang hanya menyisakan satu arus harus terbagi menjadi dua arah dan diberlakukan buka tutup.

Proyek pembangunan yang sudah berjalan sejak akhir 2020 ini, banyak dikeluhkan warga dan pedagang sekitar. Selain, karena banyaknya kecelakaan pengendara juga, terdampaknya ekonomi para pedagang.

Seperti, Edward (43) yang membuka usaha bengkel motor dan mobil. Edward mengaku, semenjak adanya proyek pembangunan Jalan Setia Budi, penghasilannya nyaris tidak ada.

"Dampaknya drastis sekali bang, ini sudah hampir enam bulan dari Oktober enggak selesai-selesai. Adanya pandemi aja saya sudah kedampak, ditambak adanya ini (proyek pembangunan jalan) makin kedampak," terang Edward dilokasi, Kamis (8/4).

Dengan jalan seperti itu, bengkelnya sepi dan bahkan tidak ada konsumen yang masuk karena jalannya terhalang proyek.

"Ya gimana mau masuk, jalannya aja begini. Orang juga enggak mau masuk," katanya.

Diakuinya, sebelum adanya proyek yang menghambat jalan, Edward bisa menampung 20 sampai 30 kendaraan. Terlebih, menjelang bulan Ramadan banyak pemotor yang ingin sekedar mengganti oli dan service.

"Kalau sekarang susah, sampai saya ngutang sama keluarga. Selama ada pembangunan jalan, enggak ada pelanggan makanya saya kebanyakan tutupnya. Cuman saya enggak tau mengeluh sama siapa," tutur Edward.

Edward hanya berharap, pemerintah atau dinas terkait bisa secepatnya menyelesaikan pekerjaan Jalan Setia Budi dan pemerintah bisa memberikan dispensasi kepada pedagang akibat terdampak.

"Mau nya saya kalau bisa ada dispensasi sedikit saja dari pemerintah, dan secepatnya dikerjakan biar cepat selesai," tandasnya.

Senada dengan Edward, Arya (23) pedagang pulsa disekitar pembangunan, geram karena tidak adanya kepedulian kontraktor atau pun pekerja untuk memperbaiki jalan yang sudah dirusak.

"Ini saya beli puing-puing sendiri buat ngeratain jalan, biar ada pelanggan yang bisa masuk. Sebelum saya ratain, motor sama mobil enggak bisa masuk," papar Arya.

Omsetnya pun, turun drastis selama enam bulan terakhir akibat adanya proyek pengecoran jalan di Jalan Setia Budi, Pamulang Barat.

"Turun drastis pokoknya. Ini baru dua minggu kita ratain sendiri pakai puing yang beli sendiri, toko sebelah juga sama beli puing sendiri," pungkasnya. [ars]

Komentar Pembaca
Tongkat Komando Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo
Titik Jatuh Sriwijaya Air

Titik Jatuh Sriwijaya Air

SENIN, 11 JANUARI 2021 , 01:01:00

Tanggap Darurat Banjir Kalsel

Tanggap Darurat Banjir Kalsel

SABTU, 16 JANUARI 2021 , 00:41:00

The ads will close in 10 Seconds