Dugaan Pencurian Toko Emas Di ITC BSD, Dua Saksi Keberatan Namanya Masuk Laporan Polisi

Hukum  KAMIS, 22 APRIL 2021 , 22:32:00 WIB | LAPORAN: LANI PAHRUDIN

Dugaan Pencurian Toko Emas Di ITC BSD, Dua Saksi Keberatan Namanya Masuk Laporan Polisi

Toko Emas Tiga Berlian dipasangi garis polisi/LAN

RMOLBANTEN Aksi dugaan pencurian di toko emas Tiga Berlian ITC BSD lantai dasar, membuat gempar karena kerugian ditaksir Rp 85 Miliar pada Jumat (16/4).

Pelapor atas nama Budi Hermanto sekaligus pemilik toko emas Tiga Berlian, melaporkan aksi pencurian yang menimpanya ke Mapolres Tangsel pada Sabtu (17/4) dan tercatat dengan nomor LP /410/K/IV/2021/SPKT/Res Tangsel.

Dalam laporan tersebut ada dua nama saksi yang tercantum yakni Roy dan Sahroni. Keduanya diketahui berprofesi sebagai sekuriti di ITC BSD.

Kepada Kantor Berita RMOL Banten, kedua saksi mengaku keberatan namanya dicatut tanpa ada pemberitahuan terlebih dahulu.

Seperti diutarakan, Roy yang sangat keberatan atas dicatutnya nama dirinya di laporan polisi.

"Ya intinya saya sebagai yang ditunjuk ataupun dibuat (laporan polisi) dari Pak Budi sebagai saksi, saya jujur aja keberatan, sangat keberatan. Karena tidak ada konfirmasi sama sekali untuk dibuat saya sebagai saksi," kata Roy di ITC BSD, Kamis (22/4).

Bahkan, Roy sempat menghubungi telepon genggam milik Budi sebagai pelapor. Namun, nomor yang dituju tidak dapat dihubungi.

"Karena saya lost contact ke beliau. Untuk itu saya keberatan banget lah. Intinya keberatannya, tiba-tiba saja saya dibuat jadi saksi. Karena kita tidak tahu, misalnya ada konfirmasi atau apa, setidaknya ada surat . Atau setidaknya menelpon menyampaikan kalau kita jadi saksi," terangnya.

Senada dengan Roy, Sahroni juga keberatan akan pencatutan namanya menjadi saksi tanpa ada pemberitahuan terlebih dahulu.

"Tiba-tiba ada nama saya di laporannya, tanpa sepengetahuan saya. Jujur saya kaget dan keberatan, saya lagi libur pas kejadian saya datang juga sudah ramai," ucap Sahroni.

Sementara itu, toko emas Tiga Berlian saat ini sudah dipasangi gari polisi. [ars]

Komentar Pembaca

The ads will close in 10 Seconds