RDP Sosok Budayawan Total Dan Otentik, Adhie Massardi: Selamat Jalan Kawan, Temuilah Dia Dalam Suka!

Nusantara  KAMIS, 22 APRIL 2021 , 23:39:00 WIB | LAPORAN: AHMAD RIZKI SUHAEDI

RDP Sosok Budayawan Total Dan Otentik, Adhie Massardi: Selamat Jalan Kawan, Temuilah Dia Dalam Suka<i>!</i>

Kordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB) Adhie Massardi (kanan) saat ngobrol dengan Budayawan Radhar Panca Dahana (tengah)/Ist

RMOLBANTEN Kabar meninggalnya, Budayawan Radhar Panca Dahana membuat banyak pihak kehilangan. Salah satunya datang dari mantan Jurubicara almarhum Presiden Abdurahman Wahid (Gus Dur), Adhie Massardi.

Lewat cuitannya di Twitter pribadinya, Adhie Massardi mengurai sosok Radhar Panca Dahana atau ia singkat RPD.

Menurut Adhie, RPD merupakan budayawan yang total, cedas, orosinil dan otentik. Diskusi dengan dengan RPD, kata Adhie selalu melahirkan idiom baru, perspektif baru, yang digali dari khasanah intelektualitasnya yang kaya.

"Benar-benar kehilangan teman tegur sapa intelektual yang banal," tulis Adhie.

"Selamat jalan, RPD. Temuilah Dia dalam suka!" demikian Kordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB) Adhie Massardi.

Diketahu kabar meninggalnya budayawan Radhar Panca Dahana datang dari kakanya Radhar Tribaskoro, melalui akun Facebook pribadinya.

Radhar Panca Dahana meninggal di Rumas Sakit (RS) Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat, Kamis (22/4).

"Telah berpulang malam ini pukul 20.00 (WIB), adik saya tercinta Radhar Panca Dahana di UGD RS Cipto Mangunkusumo," tutur Radhar Tribaskoro seperti diberitakan Kantor Berita Politik RMOLID.

Radhar Tribaskoro dalam postingannya mengunggah foto adiknya sembari menuliskan permintaan maaf keada seluruh rekan sejawat almarhum yang ditinggalkan.

"Mohon maaf atas semua kesalahan dan dosanya. Mohon doa agar ia mendapat tempat yang terbaik di sisi-Nya. Amin YRA," demikia Radhar Tribaskoro.

Selain itu, terdapat pesan berantai dari seseorang yang mengatasnamakan diri sebagai  Reno, murid Radhar Panca Dahana, yang menginformasikan kabar duka ini.

"Guru Bangsa kita, Radhar Panca Dahana, berpulang malam ini. Jenazah almarhum masih berada di ruang IGD RSCM. Sedang menuju kediamannya di Villa Pamulang," demikian isi bunyi pesan dari Reno tersebut.

Radhar Panca Dahana diketahui khalayak sebagai salah seorang budayawan dan seniman yang aktif memperjuangakan nasib Taman Ismail Marzuki (TIM). Selain dia juga tergabung dalam Forum Seniman Peduli TIM.

Belakangan, pria kelahiran Jakarta pada 26 Maret 1965 silam ini kerap kali menyoroti rencana pengelolaan TIM yang dibuat oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Radhar Panca Dahana merupakan lulusan Sosiologi FISIP Universitas Indonesia, yang dikenal melalui sejumlah karya esei sastranya dan juga cerita pendek (cerpen). [dzk]



Komentar Pembaca

The ads will close in 10 Seconds