Duet Anies Baswedan-Cak Imin Lebih Rasional Dan Potensial Buat Poros Islam

Politik  KAMIS, 29 APRIL 2021 , 11:42:00 WIB | LAPORAN: FIRMANSYAH

Duet Anies Baswedan-Cak Imin Lebih Rasional Dan Potensial Buat Poros Islam

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Ketum DPP PKB, Muhaimin Iskandar dinilai potensial menjadi usungan pasangan Poros Islam/Repro

RMOLBANTEN Wacana pembentukan koalisi partai berbasis Islam atau Poros Islam untuk Pilpres 2024 terus menggelinding. PKS menjadi salah satu motor penggerak poros baru ini.

Poros baru Islam pun mengundang reaksi beragam dar kalangan masyarakat.

"Jika Poros Islam terbentuk maka sebaiknya mengusung calon yang representatif dalam hal ini Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan berpasangan dengan Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar," demikian analisa dari Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah, Kamis (29/4).

"Jika takdir menentukan ada Poros Islam di Pemilu 2024, Anies-Muhaimin lebih rasional mengingat keduanya miliki potensi keterusungan parpol, meskipun masih memerlukan dukungan mitra lainnya," sambung Dedi.

Dedi mengurai, sosok Anies untuk Pilpres 2024 cukup potensial karena memiliki elektabilitas yang tinggi di setiap lembaga survei.

Adapun, terkait sosok Muhaimin atau biasa dipanggil Cak Imin bisa menggarap ceruk tradisional dan suara umat Islam.

"Anies miliki modal elektabilitas, juga relasi yang cukup baik dengan kalangan Islam moderat, sementara Muhaimin mewakili poros pemilih santri," demikian Dedi Kurnia Syah.

Pada pertemuan PKS bersama PPP beberapa waktu lalu, kedua partai menggaungkan rencana pembentukan Poros Islam untuk menghadapi Pilpres 2024.

Usulan kedua partai disambut baik oleh partai Islam lainnya seperti PBB dan PKB. Kecuali PAN yang menyebut Poros Islam kontraproduktif.

Beberapa elite PKB menyambut baik rencana pembentukan Poros Islam. PKB menyatakan siap jika harus memimpin poros tersebut.

"Prinsipnya kita open terkait koalisi Poros Islam ini, bahkan siap menjadi pemimpin dari partai-partai berbasis massa Islam ini," kata Ketua Komisi X DPR dari Fraksi PKB, Syaiful Huda kepada redaksi, Sabtu lalu (17/4). [dzk]



Komentar Pembaca

The ads will close in 10 Seconds