Basis Dukungan Muhammadiyah Lebih Mengidolakan Amien Rais, Partai Ummat Berpeluang Ungguli PAN

Politik  SABTU, 01 MEI 2021 , 21:46:00 WIB | LAPORAN: FIRMANSYAH

Basis Dukungan Muhammadiyah Lebih Mengidolakan Amien Rais, Partai Ummat Berpeluang Ungguli PAN

Amien Rais Vs Zulkifli Hasan/Repro

RMOLBANTEN Kehadiran Partai Ummat yang diarsiteki tokoh nasional Amien Rais diprediksi berpeluang lolos ke Senayan pada Pemilu 2024.

Partai Ummat kehadirannya memang memberi harapan bagi pendukungnya.

Partai ini belum dideklarasikan saja elektabilitasnya sudah muncul di beberapa lembaga survei.

"Berbeda halnya dengan PAN, hasil survei beberapa lembaga survei pada tahun 2021 ini justru menunjukkan elektabilitas terus menurun," kata pengamat komunikasi politik dari Universitas Esa Unggul Jakarta, M. Jamiluddin Ritonga, Sabtu (1/5).

Ada kemungkinan, turunnya elektabilitas PAN disebabkan pendukungnya banyak yang nyeberang ke Partai Ummat.

Kemungkinan pendukung yang nyeberang itu dari kader Muhammadiyah.

"Suka tidak suka, eksistensi PAN selama ini karena mendapat dukungan dari kader Muhammadiyah. Dengan kehadiran Partai Ummat, dikhawatirkan kader Muhammadiyah meninggalkan PAN," terang Jamiluddin.

Penyebabnya sederhana, kader Muhammadiyah lebih menokohkan dan mengidolakan Amien Rais daripada Zulkifli Hasan yang sekarang menjadi Ketua Umum PAN.

Karena itu, logis kiranya kalau nantinya kader Muhammadiyah berduyun-duyun ke Partai Ummat.

Kalau itu terjadi, tentu peluang Partai Ummat masuk Senayan akan semakin besar. Sebab, kader PAN jumlahnya cukup signifikan untuk mengantar Partai Ummat ke Senayan.

Hal itu tentu akan membahayakan PAN bila tetap mengandalkan basis suara dari Muhammadiyah. Dikhawatirkan PAN akan terdepak dari Senayan.

"Agar hal itu tidak terjadi, PAN sebaiknya memperluas basis pemilihnya di luar kader Muhammadiyah. Waktu untuk itu masih cukup. Masalahnya apakah Zulkifli Hasan cukup mampu melebarkan basis suaranya hingga tahun 2014? Tentu kader PAN yang bisa menjawabnya," demikian Jamiluddin dilansir dari Kantor Berita Politik RMOLID. [dzk]



Komentar Pembaca

The ads will close in 10 Seconds