Menko Polhukam: Demokrasi Berjalan Baik Maka Hukum Akan Baik

Politik  MINGGU, 02 MEI 2021 , 00:46:00 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Menko Polhukam: Demokrasi Berjalan Baik Maka Hukum Akan Baik

Menko Polhukam Mahfud MD/Net

RMOLBANTEN Meskipun dikelola secara koruptif namun Indonesia masih tetap bisa memberikan manfaat yang banyak kepada warganya.

Terlepas dari itu Negara Indonesia merupakan negeri yang kaya raya.

Hal itu disampaikan Menko Polhukam Mahfud MD saat menjadi pembicara kunci dalam acara Tadarus Demokrasi yang diselenggarakan oleh MMD Institute, Sabtu (1/5).

"(Indonesia) ada kemajuan meskipun banyak korupsinya. Karena negara Indonesia ini kaya raya kalaupun dikelola meskipun secara koruptif itu manfaatnya tetap banyak bagi rakyat. Apalagi kalau dikelolanya nanti secara bersih dari korupsi," terang Mahfud MD.

Mahfud MD mengaku selalu menekankan bahwa korupsi itu selalu dilihat sebagai sesuatu fenomena pelanggaran hukum.

Di dalam disertasinya, Mahfud menyatakan bahwa sekalipun hukum bagi pelaku korupsi itu baik atau jelek, termasuk pembuatan substansi hukumnya hingga penegakannya itu tetap tergantung pada demokrasi.  

"Kalau demokrasinya berjalan baik maka hukum akan baik. Kalau demokrasinya buruk maka hukum pun akan buruk," ujar Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu dilansir dari Kantor Berita Politik RMOLID.

Sejumlah narasumber turut hadir dalam Tadarus Demokrasi tersebut antara lain ekonom senior INDEF Faisal Basri, Pendiri SMRC Saiful Mujani, dan Ketua Dewan Komisioner LPS Halim Alamsyah. [dzk]



Komentar Pembaca

The ads will close in 10 Seconds