Amien Rais Memang Lebih Baik Dari Moeldoko, Pengamat Ini Beberkan Alasannya

Politik  SELASA, 04 MEI 2021 , 12:45:00 WIB | LAPORAN: FIRMANSYAH

Amien Rais Memang Lebih Baik Dari Moeldoko, Pengamat Ini Beberkan Alasannya

Pendiri Partai Ummat, Amien Rais dan Ketum Demokrat KLB Sibolangit,Moeldoko/Repro

RMOLBANTEN Kehadiran Partai Ummat dijadikan momentum kader Partai Demokrat menyindir Kepala KSP Moeldoko.

Mantan Panglima TNI itu dinilai kalah hebat dengan Amien Rais.

Mantan Ketua PP Muhammadiyah yang sudah sepuh saja dinilai masih mampu mendirikan partai. Sementara Moeldoko yang dinilai punya jabatan strategis dianggap hanya mampu membegal partai orang dan gagal lagi.

Pujian terhadap Amien Rais itu tampaknya tidak berlebihan. Sebab, Amien Rais sebagai tokoh reformasi tentu memahami betul prinsif-prinsif berdemokrasi.

Demikian pengamat komunikasi politik dari Universitas Esa Unggul Jakarta, M. Jamiluddin Ritonga, Selasa (4/5).

"Ketika kalah dalam kongres dan sudah tidak sejalan lagi dengan PAN, maka Amien Rais tidak menggangu partai yang dulu didirikannya. Ia lebih memilih mendirikan partai baru yang diyakininya dapat mewujudkan idealismenya," terang Jamiluddin Ritonga, Selasa (4/5).

Walau pendiri partai, Amien Rais tidak mengobo-obok PAN, apalagi menghujatnya kesana kemari. Dia membiarkan PAN berjalan dengan idealisme yang diyakini Zulkifli Hasan.

"Jadi, dengan mendirikan Partai Ummat, Amien Rais ingin bersaing secara terbuka dan demokratis pada Pileg 2024. Cara ini mencerminkan Amien Rais memang demokrat tulen," ujar Jamiluddin Ritonga.

Beda halnya dengan Moeldoko, mau memimpin partai dengan cara instan. Cara manipulatif sebagaimana dipertontonkan di KLB Deli Serdang, tentu sangat barbar, yang sangat bertentangan dengan prinsif demokrasi.

"Karena itu, wajar kiranya kalau Moeldoko kemudian mendapat penilaian negatif dari piha-pihak yang pro demokrasi. Mengambil partai orang lain dengan cara-cara tersebut tentu bertentangan dengan prinsif demokrasi," tutur Jamiluddin Ritonga.

Karena Indonesia menganut demokrasi, wajarlah kalau pujian dilayangkan kepada Amien Rais. Sementara kritikan dan sindiran dengan sendirinya dinilai normal ditujukan kepada Moeldoko.

"Kader Demokrat tentu akan selalu mengambil momentum untuk menyerang Moeldoko. Berdirinya Partai Ummat, yang diinisiasi Amien Rais yang sudah sepuh, memang momentum yang tepat untuk itu," demikian Jamiluddin Ritonga dilansir dari Kantor Berita Politik RMOLID. [dzk

Komentar Pembaca

The ads will close in 10 Seconds