Menurut Sekda, Gubernur WH Belum Putuskan Pinjaman SMI 1,4 Triliun Dilanjut atau Tidak

Daerah  RABU, 05 MEI 2021 , 02:35:00 WIB | LAPORAN: JEJEN MUHAMAD

Menurut Sekda, Gubernur WH Belum Putuskan Pinjaman SMI 1,4 Triliun Dilanjut atau Tidak

Sekertaris Daerah (Sekda) Banten Al Muktabar/JEN

RMOLBANTEN Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) hingga saat ini belum memutuskan secara resmi terkait kelanjutan pinjamanke PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) senilai 4,1 triliun dengan beban suku bunga 6,19 persen.

Demikian disampaikan Sekertaris Daerah (Sekda) Banten Al Muktabar di Gedung Flaza Aspirasi, KP3B, Curug Kota Serang, Rabu (4/5) malam.
 
"Pak Gubernur belum memutuskan, nanti kita lihat saja. Ini kan otoritas kebijakan kita tunggu dalam perkembangan terakhir," ujar Al Muktabar.

Meski begitu, Al Muktabar mengakui, bahwa Gubernur telah menerima tiga masukan sekaligus remkomendasi DPRD Banten atas pinjaman SMI.

Ketiga rekomendasi itu antara lain pertama, rencana pinjaman PEN tahun 2021 telah dicantumkan dalam Perda Provinsi Banten nomor 6 Tahun 2020 tentang APBD Tahun anggaran 2021 sebesar Rp 4,1 Triliun akan dikenakan suku bungan 6,19 persen selama delapan tahun mulai tahun 2021 hingga 2029 dengan total bunga mencapai Rp 1.074.505.728.483.00.

Kedua, Pemprov Banten tetap meminjam namun besaran pinjaman berkurang menjadi Rp 1,9 Triliun dengan total bunga sebesar 6,19 persen pertahun mulai 2021 hingga 2029 dengan total bunga sebesar Rp 504.796.045.135.00.

Rekomendasi terakhir, adanya ketentuan pengenaan bunga atas pinjaman PEN ke PT SSMI tahun 2021 sebesar 6,19 persen pertahun, Pemprov menolak bunga pinjaman dan membatalkan pinjaman Rp 4,1 Triliun.

"Ini sedang diformulakan, formulanya juga kan berkonsultasi dengan Kementerkan Keuangan karena kan sumber-sumber pembiayaan kan dari sana," katanya.

Al Muktabar mengungkapkan, proses pinjaman tinggal satu tahap lagi tinggal diketok di putuskan Gubernur lalu diserahkan ke Kementerian Keuangan.

Sementara, untuk kelanjutan pinjaman berikut bunga dipastikan akan disesuikan dengan fiskal. Jadi, bisa saja memilih satu dari tiga rekomedasi dewan dengan pertimbangan menyesuaikan kemampuan keuangan daerah.

"Kita sedang komunikasi itu mudah-mudahan tidak ada hambatan dengan PT SMI," pungkasnya. [ars]

Komentar Pembaca

The ads will close in 10 Seconds