Kapolda Banten: Pemudik Lawan Petugas Penyekatan Bisa Dijerat Sanksi Pidana

Keamanan  KAMIS, 06 MEI 2021 , 12:40:00 WIB | LAPORAN: AHMAD RIZKI SUHAEDI

Kapolda Banten: Pemudik Lawan Petugas Penyekatan Bisa Dijerat Sanksi Pidana

Kapolda Banten Irjen Pol Rudy Heriyanto saat mengecek penyekatan pelarangan mudik lebaran/Ist

RMOLBANTEN Sanksi pidana siap menjerat masyarakat yang nekat melawan petugas penyekatan selama larangan mudik Idul Fitri 2021.

Pernyataan itu ditegaskan Kapolda Banten Irjen Pol Rudy Heriyanto saat meninjau Pos Pam di Pelabuhan Merak. Kamis, (6/5).

"Sebetulnya ada pasal pidana yang bisa diterapkan, kalau yang bersangkutan (pemudik) melawan petugas, seperti pasal 212, 214, dan pasal 216 KUHP, ada ancaman pidananya. Harapan kami tidak menerapkan pasal tersebut, yang penting bagi kami kesadaran masyarakat untuk tidak melakukan mudik demi sama-sama mencegah penyebaran Covid-19,” terang Rudy Heriyanto.

Menurut Rudy, larangan mudik resmi diberlakukan hingga 17 Mei 2021 mendatang. Walau begitu dirinya memastikan distribusi kebutuhan sembako hingga logistik, dari Pulau Jawa ke Sumatera dan sebaliknya bisa berjalan lancar.

"Kendaraan logistik termasuk bahan pokok dan penting dan itu enggak boleh terhambat untuk nyebrang sampai ke Lampung, begitu juga sebaliknya, dari Lampung ke Banten,” ujarnya.

Lebih lanjut kata Rudy, sejumlah pelabuhan kecil dan jalur tikus yang rawan dijadikan jalan alternatif bagi pemudik, diklaim Kapolda sudah di awasi penuh.

"Sekali lagi saya meminta kepada seluruh masyarakat untuk tidak mudik, guna bersama-sama mencegah penyebaran virus Covid-19, tidak terjadi seperti di India.," pungkasnya. [ars]

Komentar Pembaca
Irna-Tanto Dan Benyamin-Pilar Resmi Kepala Daerah
Kebangkitan Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Kebangkitan Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

SABTU, 29 MEI 2021 , 01:14:00

Penampakan Gerhana Bulan Total

Penampakan Gerhana Bulan Total

KAMIS, 27 MEI 2021 , 00:41:00

The ads will close in 10 Seconds