Bayi Kembar Di Pandeglang Tewas Karena Jalanan Rusak Berat, IMM Gelar Teatrikal

Kabupaten Pandeglang  KAMIS, 06 MEI 2021 , 19:00:00 WIB | LAPORAN: MAULANA

Bayi Kembar Di Pandeglang Tewas Karena Jalanan Rusak Berat, IMM Gelar <i>Teatrikal</i>

IMM Banten dan masyarakat Sindangresmi menggelar aksi teaktrikal/MUL

RMOLBANTEN Puluhan Mahasiswa Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Banten dan masyarakat Sindangresmi, menggelar aksi unjukrasa di depan Kantor Dinas Kesehatan, Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Pandeglang dan DPRD Pandeglang, Kamis (6/5).

Dalam aksinya mahasiswa dan masyarakat di Kecamatan Sindangresmi menampilkan teatrikal yang menggambarkan mengenai apa yang dirasakan oleh seorang Ibu Hamil Enah (30) yang harus rela kehilangan dua bayi kembarnya hanya karena terlambat mendapatkan pertolongan dari pihak medis.

Parahnya, meninggalnya bayi kembar itu karena terkendala akses jalan yang tidak bisa dilalui oleh kendaraan roda dua atau empat.

Dalam teatrikal itu, sarung yang dikaitkan ke bambu sebagai Tandu untuk membawa Ibu hamil ke Puskesmas sobek. Ibu hamil tersebut kemudian jatuh dan bayi kembarnya terlambat mendapatkan pertolongan.

Di akhir teatrikal tersebut, wnita hamil malang yang ditandu tersebut memberikan kado spesial  kepada pemerintah Kabupaten Pandeglang yakni Adukan semen atau Beton, sebagai bentuk sindiran kepada Bupati Pandeglang dan Wakilnya Irna Narulita dan Tanto Arban terkait janjinya yang akan menuntaskan persoalan infrastruktur di Kabupaten Pandeglang.

"Ini kado spesial dari kami masyarakat Sindangresmi untuk Bupati dan Wakil Bupati Pandeglang yang telah menjanjikan adanya pembangunan jalan di Kecamatan Sindangresmi," ungkap salah seorang pengunjuk rasa Ahmad fauji.

Semenetara kawannya, Robi menjelaskan, bahwa selain adukan semen, pihaknya juga memberikan kado spesial yakni surat pernyataan sanggahan terkait press rilis yang dibuat oleh Kepala Bagian Humas dan Protokol Sekda Pandeglang yang menyebutkan bahwa jalan yang dilalui oleh Ibu Enah yang ditandu menuju Puskesmas Sindangresmi adalah jalan milik PT Perkebunan Nusantara (PTPN).

"Pernyataan TB Nandar Suptandar (dalam press rilis) menyebutkan bahwa jalan yang dilalui Ibu Enah saat ditandu menuju Puskesmas itu milik PTPN, ternyata tidak bersandarkan data dan fakta. Karena jalan itu jelas kewenangan Pemda dan ini kado untuk Pak TB Nandar,"jelasnya.

Sayang para pengunjuk rasa aksi yang menginginkan bertemu langsung dengan Kabag Humas dan Protokol Setda Pandeglang untuk meminta klarifikasi terkait pernyataan tersebut tidak membuahkan hasil atau tidak mendapati tanggapan. [ars]

Komentar Pembaca
Mural Tikus Di Tangsel

Mural Tikus Di Tangsel

KAMIS, 14 OKTOBER 2021 , 06:18:00

Penghargaan WTP Ke-13

Penghargaan WTP Ke-13

SABTU, 16 OKTOBER 2021 , 06:23:00

Penghargaan Peraih Medali PON

Penghargaan Peraih Medali PON

SABTU, 09 OKTOBER 2021 , 06:30:00

The ads will close in 10 Seconds