Usut Korupsi Banjir Dukungan Ulama, Kajati Banten: Ini Menjadi Penyemangat Kami

Keamanan  SELASA, 08 JUNI 2021 , 18:45:00 WIB | LAPORAN: JEJEN MUHAMAD

Usut Korupsi Banjir Dukungan Ulama, Kajati Banten: Ini Menjadi Penyemangat Kami

Perwakilan ulama Banten saat menyambangi Kejati Banten/JEN

RMOLBANTEN. Puluhan ulama di Tanah Jawara turun gunung mendatangi Kejaksaan Tinggi Banten.

Kedatangan rombongan ulama untuk memberikan dukungan kepada Kejaksaan Tinggi Banten untuk membongkar skandal kasus korupsi di Banten.

Para ulama itu antara lain Abuya Muhtadi Dimyati, KH Embay Mulya Syarief, KH Matin Syarqowi, KH Sonhaji, KH Yusuf Mubarok, KH Sadeli, KH Munawar Halili, KH Asep Athoillah, turut hadir Direktur ALIPP Uday Suhada sekaligus pelapor kasus korupsi hibah Ponpes tahun anggaran 2018 dan 2020.

"Kami kesini memberikan doa dan dukungan penuh kepada Kajati dan tadi hadir Abuya Muhtadi beliau mendoakan untuk tetap dalam garis penegakan hukum, karena penegakan hukum itu akan memberikan kepastian hukum dan itu adalah perintah agama," ujar Matin Swarqowi salah satu perwakilan ulama kepada wartawan, Selasa (8/7).

Jadi, dikatakan Matin, tidak ada yang perlu dikhawatirkan memang para ulama menghendaki di Banten ini agar ada supremasi penegakan hukum.

"Tujuan kita melindungi pesantren, agar pesantren tidak dijadikan alat oleh oknum-oknum siapapun itu oknumnya yang merampas hak pesantren. Artinya yang mempermainkan pesantren," katanya.

Matin memastikan tidak ada tuduhan tuduhan untuk menjatuhkan satu sama lain.

"Semua kita tahu bahwa dalam hukum itu tetap menganut asas praduga tak bersalah," terang Matin.

Atas kondisi itu, Matin meminta semua pihak tidak lagi membuat kegaduhan, ikuti aja proses hukum.

"Kalau kita mengikuti proses hukum itu bagian dari membangun kesadaran, yang benar pasti benar yang salah harus rela menerima akibat kesalahanya, karena hukuman itu sesungguhnya untuk mengevaluasi diri kita," ungkapnya.

Matin memastikan para ulama akan berada di belakang kejati demi tercipta Banten bersih terbebas dari korupsi.

"Upaya langkah kita memperbaiki diri, tidak ada tendensi apa apa kecuali mensuport Kajati harus on the trak, tegakan hukum dan kita akan ikut dibelakang pak Kajati," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Kejati Banten Nana Asep Mulyana menyambut baik kedatangan para ulama yang mendukung penegakan hukum pemberantasan korupsi di tanah jawara.

"Hari ini kami mendapatkan support, spirit dan doa terutama dari para kiai, kesepuhan, tokoh-tokoh ulama Banten yang mendoakan kami dalam rangka melaksanakan tugas dan fungsi kami tetutama dalam penegakan hukum," ujar Asep.

Dukungan para ulama, bagi Asep, akan menjadi spirit penegak hukum untuk terus mengusut skandal kasus korupsi.

"Semoga ini menjadi penyemangat buat kami untuk bekerja lebih baik lagi," tandasnya. [ars]


Komentar Pembaca
Irna-Tanto Dan Benyamin-Pilar Resmi Kepala Daerah
Kebangkitan Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Kebangkitan Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

SABTU, 29 MEI 2021 , 01:14:00

Penampakan Gerhana Bulan Total

Penampakan Gerhana Bulan Total

KAMIS, 27 MEI 2021 , 00:41:00

The ads will close in 10 Seconds