Dinkes Tangsel Bersama UMN Buat Aplikasi Si Pandai Kemas

Kesehatan  JUM'AT, 11 JUNI 2021 , 15:29:00 WIB | LAPORAN: LANI PAHRUDIN

Dinkes Tangsel Bersama UMN Buat Aplikasi Si Pandai Kemas

Launching aplikasi si pandai kemas Tangsel/LAN

RMOLBANTEN. Dinas Kesehatan Tangsel bersama Universitas Multimedia Nusantara (UMN) meluncurkan aplikasi 'Sistem Informasi Peduli Anak dan Ibu Kesehatan Masyarakat Tangerang Selatan (SI PANDAI KEMAS TANGSEL)' di Aula Blandongan, Balai Kota Tangsel, pada Jumat (11/6) dengan protokol kesehatan yang ketat.

Aplikasi Si Pandai Kemas Tangsel dibuat, bermula masih adanya angka kasus kematian ibu dan bayi. Selain itu, pandemi covid-19 juga menyebabkan penurunan cakupan pelayanan kesehatan masyarakat, terutama ibu dan anak.

"Kami masih menemukan adanya kasus stunting di daerah Tangerang Selatan. Dari situlah kami mendapatkan ide untuk membuat sebuah aplikasi yang mudah diakses masyarakat. Aplikasi ini kami harapkan bisa menjadi media bagi masyarakat untuk mendapatkan akses kesehatan dengan mudah," ungkap Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat pada Dinas Kesehatan Tangsel, Lilis Suryani.

Dengan kehadiran aplikasi tersebut yang sudah bisa diunduh melalui ponsel pintar, diharapkan bisa berkembang dalam membantu masyarakat di Tangsel.

"Saya berharap, aplikasi ini bisa berkembang lebih jauh. Untuk itu, perkembangan aplikasi ini membutuhkan peran serta banyak pihak, termasuk dukungan masyarakat sebagai pengguna," ujarnya.

Bahkan, dosen UMN yang sedang melaksanakan program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) juga turut andil dalam pembuatan aplikasi Si Pandai Kemas Tangsel.

"Dosen dari beberapa fakultas di UMN terlibat dalam pembuatan aplikasi diantaranya Dosen Fakultas Bisnis untuk menyusun sistem pengelolaan aplikasi, Dosen dari Fakultas Teknik dan Informatika untuk rancang bangun aplikasi, dan Dosen dari Fakultas Seni dan Desain untuk membentuk tampilan dan logo aplikasi," kata Dosen Informatika UMN dan Tim PKM, Farica Perdana Putri.

Lebih lanjut, Farica menjelaskan aplikasi ini memberikan layanan informasi, konsultasi, dan pendampingan kesehatan.

"Aplikasi ini akan terintegrasi dengan Puskesmas Kelurahan yang akan memberikan tindak lanjut layanan kesehatan. Ke depan, fitur dalam aplikasi ini akan terus dikembangkan seiring kebutuhan yang ditemukan," ucapnya.

Sementara Rektor UMN, Ninok Leksono menyebutkan keterlibatan UMN menjadi bukti peran penting institusi pendidikan untuk terjun langsung ke masyarakat.

"Universitas tidak bisa hanya berdiri sendiri dengan pendidikan saja, namun juga harus ambil peran dalam masyarakat. Universitas menjalankan tridarma perguruan tinggi, salah satunya pengabdian kepada masyarakat. Pengabdian kepada masyarakat membuat universitas tidak menjadi menara gading. Bagi kami, acara ini membuat universitas tidak terisolasi dan asyik sendiri, namun bisa tetap berkontribusi kepada masyarakat," tutur Ninok.

Sedangkan, Walikota Tangsel, Benyamin Davnie menyebutkan layanan kesehatan sangat membutuhkan kecepatan dan ketepatan. Kebutuhan akan sistem informasi menjadi strategi penting dalam menjangkau layanan kepada masyarakat.

"Salah satu strategi yang dikembangkan adalah Si Pandai Kemas Tangsel. Sistem ini akan memberikan pelayanan dengan kecepatan dan ketepatan bagi masyarakat. Tujuan akhirnya adalah untuk menaikkan angka harapan hidup masyarakat," tandas Benyamin. [ars]

Komentar Pembaca
Rekonstruksi Pembakar Gadis

Rekonstruksi Pembakar Gadis

RABU, 14 JULI 2021 , 00:25:00

HRS Idul Adha Di Penjara

HRS Idul Adha Di Penjara

RABU, 21 JULI 2021 , 00:06:00

Tangerang Kejar Herd Immunity

Tangerang Kejar Herd Immunity

KAMIS, 22 JULI 2021 , 01:02:00

The ads will close in 10 Seconds