Urus Dokumen Kependudukan Di Kabupaten Serang Semakin Mudah Dan Cepat

Advertorial  SELASA, 15 JUNI 2021 , 12:59:00 WIB | LAPORAN: HENDRA HENDRAWAN

Urus Dokumen Kependudukan Di Kabupaten Serang Semakin Mudah Dan Cepat

Sekretaris Disdukcapil Kabupaten Serang, Jajang Kusmara/HEN

RMOLBANTEN. Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Serang terus berupaya untuk meningkatkan dan memudahkan pelayanan kepada masyarakat untuk mendapatkan dokumen kependudukan.

Sekretaris Dinas (Sekdis) Disdukcapil Kabupaten Serang, Jajang Kusmara
mengatakan, berdasarkan Undang-Undang nomor 24 tahun 2013 tentang sistem Administrasi Kependudukan (Adminduk), bahwa masyarakat atau warga negara mempunyai hak konstitusional untuk mendapatkan dokumen kependudukan, atau biasa disebut hak sipil.

"Di dalam UU itu dinyatakan juga bahwa ada satu instansi pelaksana, di tingkat kabupaten ada Disdukcapil. Di Kabupaten Serang instansi pelaksana selain Disdukcapil juga ada UPT pelayanan Dukcapil. Sekarang sudah ada 17 UPT yang mengelola 29 kecamatan," ucapnya, Jumat (11/6).

"Sementara ini kedepan insyaAllah seiring dengan jadi Perda tentang sistem Adminduk akan disahkan, di dalam salah satu pasal Perda itu mengamanatkan setiap kecamatan punya 1 UPT. Jadi setiap kecamatan punya UPT masing-masing," ujarnya.

Jajang menyebutkan dengan dibuatnya UPT tersebut, masyarakat Kabupaten Serang tidak perlu lagi datang ke Kantor Disdukcapil untuk mengurus dokumen Adminduk.

"Jadi semua masyarakat itu sudah lebih dekat lagi, dari desa cukup ke kecamatan tidak perlu lagi jauh-jauh datang ke kantor Disdukcapil. Di situ kita lengkapi semua alatnya seperti perekam data terus alat cetaknya dari Akta Kelahiran, KTP, KK, Kartu Identitas Anak, Surat Kematian, Surat Keterangan Pindah, Surat Keterangan Datang," terangnya.

Selain membentuk UPT di beberapa kecamatan, Disdukcapil Kabupaten Serang juga memudahkan pelayanan pengurusan dokumen Adminduk di masa pandemi yaitu dengan membuat pelayanan berbasis daring untuk mencegah penularan Covid-19.

"Disdukcapil sekarang semakin memudahkan masyarakat jadi tidak ada alasan lagi untuk tidak memiliki identitas kependudukan. Untuk menghindari penularan Covid-19, kita juga menyediakan pelayanan secara online melalui WhatsApp. Jadi misal mau ngurus KTP-el tapi sibuk kerja sehingga belum bisa datang ke UPT atau Dukcapil, bisa mengurus online," ungkapnya.

Jajang menambahkan, dalam pelayanan Adminduk ini juga dari waktu jauh lebih cepat, karena sudah elektronik.

"Jadi kalau dulukan ngantri, sekarang ambil antrian tapi jadi beberapa hari kemudian. Tetapi kalau sekarang, sekarang ambil antrian, dalam hitungan menit akan langsung jadi selesai selama jarkomdat bagus," ujarnya.

Selain itu, Jajang menegaskan jika pembuatan dokumen kependudukan tidak dipungut biaya, sehingga dirinya menghimbau kepada masyarakat datanglah sendiri. Jangan lewat calo, karena sekarang pelayanannya serba mudah dan simpel.

"Berdasarkan UU 24 Tahun 2013 pasal 79 a, bahwa seluruh prodak Dukcapil tidak ada pembiayaan atau alias gratis. Kalau ada yang melanggar berati melanggar UU, akan ada ancaman pidananya juga. Alhamdulillah saat ini calo sudah hampir tidak ada," pungkasnya. [ars]

Komentar Pembaca
Ketua KPK Resmikan Kantor JMSI Riau

Ketua KPK Resmikan Kantor JMSI Riau

SABTU, 19 MARET 2022 , 13:19:00

Zaki Resmikan Masjid Ash-Shomad

Zaki Resmikan Masjid Ash-Shomad

SABTU, 12 MARET 2022 , 21:06:00

Presiden Dan Gubernur Se-Indonesia Di IKN

Presiden Dan Gubernur Se-Indonesia Di IKN

SENIN, 14 MARET 2022 , 15:23:00

The ads will close in 10 Seconds