Dibantu 9 Lembaga, Dinsos Kabupaten Serang Maksimalkan Pelayanan Masyarakat Kurang Mampu

Advertorial  RABU, 16 JUNI 2021 , 08:45:00 WIB | LAPORAN: HENDRA HENDRAWAN

Dibantu 9 Lembaga, Dinsos Kabupaten Serang Maksimalkan Pelayanan Masyarakat Kurang Mampu

Kabid Pemberdayaan Daya Dinsos pada Dinas Sosial Kabupaten Serang, Agus Rusli/HEN

RMOLBANTEN. Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Serang terus berusaha melakukan pelayanan kepada masyarakat kurang mampu secara maksimal.

Kabid Pemberdayaan Daya Dinsos pada Dinas Sosial Kabupaten Serang, Agus Rusli mengatakan, untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat kurang mampu, pihaknya bersinergi dengan 9 lembaga organisasi binaan Dinsos.

"Ada pendamping PKH berjumlah 139 orang, Pendamping Jamsosratu berjumlah 69 orang, Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) berjumlah 340 orang, Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) 92 orang, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) 29 orang, Pensosmas berjumlah 30 orang, Karang Taruna berjumlah 355 orang, Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga (LK3) berjumlah 10 orang, dan Tagana berjumlah 198 orang," terangnya.

Agus menambahkan, pembinaan dilakukan rutin pada setiap tahun. Walaupun ada yang dilakukan pembinaan setahun dua kali dan ada yang setiap bulan.

"Karena tugas dan fungsi mereka semua berbeda-beda, dan penempatanya berbeda. Ada yang sampai tingkat Kecamatan, bahkan hingga Desa," ungkapnya.

Agus mengungkapkan, potensi forum pekerja sosial ini sangatlah besar, karena dapat menjembatani masyarakat kurang mampu. Seperti halnya Pensosmas adalah program baru dari pemerintah pusat. Banten baru ada tiga daerah, Kabupaten Serang, Pandeglang dan Kota Serang.

"Pensosmas bertugas menyampaikan penyuluhan sosial. Apabila masyarakat tidak mengetahui membuat BPJS, Pensosmas bertugas menjembatani. Mereka membantu masyarakat yang kurang mampu," jelasnya.

Kemudian TKSK, tambahnya, masih menjadi forum di Kabupaten dan bertugas di Kecamatan. Adapun LK3, sambungnya, khusus menangani kasus keluarga. Mulai dari perceraian, kenakalan anak, hingga kekerasan keluarga.

"Alhamdulillah setelah konseling ke LK3 yang mau cerai tidak jadi cerai. Bahkan untuk TKSK persoalan di masyarakat pada tingkat Kecamatan bisa diatasi," katanya.

Lanjut Agus, adapun untuk LKS menangani anak yatim piatu sampai lansia. Tujuan maupun capaian program PSKS inipun sebagai lembaga membantu peningkatakan program PMKS.

"Semua lembaga bermintra dengan Dinsos Kabupaten Serang adalah untuk berupaya membantu program PMKS, agar dapat tepat sasaran, transparan, dan cepat terbantu," ujar Agus.

Agus mengakui, pengaduan yang terjadi di Kabupaten Serang, berdasarkan laporan para lembaga binaan Dinsos Kabupaten Serang terdapat macam-macam, dan semuanya pun diterima dengan baik.

"Ada yang Klaim BPJS, Beasiswa Sekolah, hingga Pengobatan Gratis. Semua laporan dari masyarakat banyak, dan kita terima dengan baik," tegasnya.

Agus berharap, semua program sosial dapat teratasi, dan terstruktur rapih. Lembaga dapat terkondinasi dengan baik.

"Maka itu, saya minta untuk masyarakat Kabupaten Serang, sekecil apapun masalah yang terjadi segera laporkan kepada lembaga binaan Dinsos. Insyaallah masalah ditemukan solusi, jangan lapor kemanapun. Karena kita siap menerima laporan, agar cepat ditangani," harapnya. [ars]

Komentar Pembaca
Ketua KPK Resmikan Kantor JMSI Riau

Ketua KPK Resmikan Kantor JMSI Riau

SABTU, 19 MARET 2022 , 13:19:00

Zaki Resmikan Masjid Ash-Shomad

Zaki Resmikan Masjid Ash-Shomad

SABTU, 12 MARET 2022 , 21:06:00

Presiden Dan Gubernur Se-Indonesia Di IKN

Presiden Dan Gubernur Se-Indonesia Di IKN

SENIN, 14 MARET 2022 , 15:23:00

The ads will close in 10 Seconds