Peluang Pasar Besar Dari Panen Hidroponik, Cuannnya menjanjikan

Ekbis  RABU, 16 JUNI 2021 , 20:14:00 WIB

Peluang Pasar Besar Dari Panen Hidroponik, Cuannnya menjanjikan

Pelatihan hidroponik yang diikuti ibu-ibu di Serpong Utara, Tangsel/ARS

RMOLBANTEN. Puluhan emak-emak di Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangsel diberikan pelatihan budidaya hidroponik.

Budidaya hidroponik ini tengah tren dimasa pandemi covid-19. Selain mudah dibudidayakan, tanaman dengan sistem hidroponik bisa untuk konsumsi keluarga sera juga bisa menjadi cuan untuk menambah penghasilan.

Alhasil, tidak sedikit warga yang berminat untuk membudidayakan tanaman yang sedang hits ini.

Salah satu peserta pelatihan hidroponik, Evi Wafiroh menuturkan saat ini sudah berhasil mengembangkan hidroponik di lingkungan. Melalui program CSR PT Indah Kiat memperoleh bantuan tahap pertama 320 lubang sebagai median tanaman hidroponik. Bantuan yang kedua sebanyak 1.040 lubang dan dari swadaya masyarakat 640 lubang. Total yang saat ini dikembangkan 2000 lubang.

"Adapun hasil tanam dijual ke masyarakat sekitar. Untuk masa panen kangkung tiga Minggu sekali. Selain itu ada bayam serta caisim. Dengan mengembangkan hidroponik, selain bisa menambah pendapatan  juga bisa mencukupi kebutuhan sayur mayur untuk kebutuhan sehari-hari," kata warga Kelurahan Pakualam, Rabu, (16/6/).

Pengelola tanaman hidroponik dari Serua Farm, Charlie Tjendapati mengatakan dalam melakukan pemberdayaan lahan akan sejalan dengan dunia usaha. Dan ini akan menjadi kenyataan bahwa suatu saat menjadi pilihan sayuran hidroponik. Kendati saat ini masih banyak sayuran konvensional melalui penanaman langsung.

"Maka harus dimanfaatkan dengan baik, banyak contoh masyarakat setelah rutin menanam  dan hasilnya bagus maka ketemu pasar sendiri. Karena sayuran hidroponik dari sisi penampilan lebih bagus. Jadi harus konsisten sehingga terus berkembang," pesannya.

Kata Charlie, selama pandemi permintaan sayuran meningkat, yang mana kebutuhan harian masyarakat umum jauh lebih besar dari biasanya. Jadi jangan pernah khawatir untuk mencari pasar.

"Tugas kita adalah menanam dan menjaga kualitas sayuran," tambahnya.

Sementara, Head of Sustainability PT IKPP Tangerang Kholisul Fatikhin menjelaskan menanam dengan cara hidroponik tentu hasilnya jauh lebih berkualitas mulai dari jenis sayur mayurnya serta kandungan nutrisi dari ragam sayuran. Berbeda dengan tanaman yang konvesional. Maka hidroponik menjadi solusi dalam mengembangkan pertanian saat ini dan ke depan.

"Ada perbedaan yang ditanam di tanah dengan hidroponik. Ternyata hidroponik mampu menghasilkan empat kali lebih banyak. Kendati masalahnya sama, soal hama. Maka harapan kami hidroponik bisa jalan terus utamanya memenuhi kebutuhan sayur mayur," jelasnya.

"Budidaya sayuran hidroponik sebagai solusi dalam mengembangkan pertanian di perkotaan yang mana lahan semakin menyempit," tutupnya. [ars]

Komentar Pembaca
Prabowo Serahkan
Kursi Roda Buronanan 10 Tahun

Kursi Roda Buronanan 10 Tahun

MINGGU, 27 JUNI 2021 , 01:30:00

De Oranje Angkat Koper

De Oranje Angkat Koper

SENIN, 28 JUNI 2021 , 01:02:00

The ads will close in 10 Seconds