Pemkab Serang Sulap Pasar Padarincang Lebih Modern

Ekbis  SELASA, 13 JULI 2021 , 19:35:00 WIB | LAPORAN: HENDRA HENDRAWAN

Pemkab Serang Sulap Pasar Padarincang Lebih Modern

Pasar Rakyat Padarincang, Kabupaten Serang/HEN

RMOLBANTEN. Pemkab Serang melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) telah membangun Pasar Padarincang. Pasar yang terletak di Kaduberem yang dulunya kumuh dan kerap menimbulkan kemacetan itupun kini terlihat jauh lebih baik.

Kepala Seksi Sarana Prasarana Perdagangan Diskoperindag Kabupaten Serang, Titi Purwitasari mengatakan, pembangunan Pasar Padarincang tersebut dimulai sejak tahun 2015.

"Pasar Padarincang itu perencanaan awal di tahun 2015, ketika kita membuatkan kajian untuk melakukan perpindahan Pasar Padarincang yang lama. 2015 kita agendakan langsung studi kelayakan mengenai lahan yang akan disetujui himpunan perdagangan (Hipda) setempat. Terpilihlah tiga lokasi lahan, dan dipilihlah yang sekarang menjadi pasar baru oleh Hipdanya sendiri," ucap Titi.

Titi menambahkan, kemudian pihaknya usulkan untuk ditinjau oleh appraisal, dan pengadaan lahan dilakukan di tahun 2016. Lahan luasan itu sekitar 10.440 meter persegi. Data pedagang yang masuk di tahun 2016 dari UPTD pasar, ada 169 kios dan 196 los. Kemudian 2017 pihaknya melakukan perencanaan untuk pembangunan Pasar Padarincang melalui dana tugas perbantuan oleh Kementeian Perdagangan.

"Sejak 2018 kita bangun tahap satu dibangun 32 kios dan 197 los. Serta dengan perlengkapan sarana lainnya, mulai dari ATM, ruang menyusui, UMKM, toilet, dan lain sebagainya. Di tahap dua kita kerjakan di 2019 pembangunan kios, dari data yang masuk dari UPTD pasar, data untuk kios kurang dari 170, kita bangun 175," jelasnya.

Untuk relokasi, jelas Titi, perencanaan awal akan dilakukan tahun 2020 kemarin, tapi karena ada pandemi diundur, refocusing anggaranpun terjadi. Kemudian stagnan karena tidak boleh ada kerumunan. Akhirnya di tahun 2021 ini pihaknya berhasil telah merelokasi para pedagang ke pasar yang baru.

"Mulai 1 juli ini aktifitas di pasar yang baru sudah aktif dan pasar lama sudah ditutup. Pemanfaatan pasar baru sudah optimal dengan jumlah pedagang mengalami peningkatan karena banyak yang ingin berusaha, kita tidak melarang itu. Penambahan dari PKL pun hampir 160-an. Tadinya masuk di data awal 187 los dan 170 kios, sekang hampir 500 pedagang yang sekarang aktif di Pasar Padarincang.

Titi mengungkapkan, jarak pasar yang baru tersebutpun letaknya tidak terlalu jauh dari pasar yang lama, tidak lebih dari 500 meter. Dirinya berharap, dengan adanya pasar yang baru tersebut tidak terjadi lagi kemacetan, karena di pasar lama kerap terjadi kemacetan disebabkan pedagang yang menjorok ke jalan.

"Harapannya, dengan adanya pasar yang baru ini ketersediaan dari bahan pokok lebih lengkap. Pasar Padarincang sekarang mulai harian, kita berharap juga pertumbuhan omset pedagang semakin berkembang, pertumbuhan ekonomi masyarakat juga semakin maju," tutupnya. [adv]

Komentar Pembaca
Prabowo Serahkan
Kursi Roda Buronanan 10 Tahun

Kursi Roda Buronanan 10 Tahun

MINGGU, 27 JUNI 2021 , 01:30:00

De Oranje Angkat Koper

De Oranje Angkat Koper

SENIN, 28 JUNI 2021 , 01:02:00

The ads will close in 10 Seconds