Penanganan Covid -19 Di Banten Buruk, Fraksi PKS Desak Gubernur WH Bangun RS Darurat

Parlemen  RABU, 14 JULI 2021 , 18:20:00 WIB | LAPORAN: JEJEN MUHAMAD

Penanganan Covid -19 Di Banten Buruk, Fraksi PKS Desak Gubernur WH Bangun RS Darurat

Ketua Fraksi PKS DPRD Banten Juhaeni M Rois/JEN

RMOLBANTEN. Fraksi PKS DPRD Banten menilai penanganan pandemi Covid-19 di Banten sangat buruk, kasus harian Covid-19 terus meningkat sehingga keterisian tempat tidur di rumah sakit menjadi overload.

PKS menerima beragam aduan dari masyarakat yang kesulitan untuk mendapatkan pelayanan maksimal di rumah sakit terutama di ruang ICU baik di rumab sakit milik Pemprov Banten maupun swasta.

Demikian disampaikan Ketua Fraksi PKS DPRD Banten Juhaeni M Rois kepada awak media di ruang fraksi PSK DPRD Banten, KP3B, Curug, Kota Serang, Selasa (13/7) kemarin.

"Melihat kondisi seperti itu kita ingin gubernur untuk melakukan tindakan yang emergency untuk menyelamatkan nyawa masyarakat, jangan sampai mereka bingung mencari oksigen," ujar Juhaeni.

Politisi PKS ini menceritakan baru-baru ini ada salah satu orang tua anggota DPRD Banten yang meninggal dunia karena kesulitan mencari oksigen.

"Kemarin di group DPRD saja ada anggota DPRD yang bingung mencari oksigen dimana, baru dijawab innalillahi orang tuanya sudah meninggal," katanya.

Atas kondisi itu, Fraksi PKS meminta secara resmi Gubernur membuat rumah sakit darurat di Banten.

Kata dia, PKS telah menggulirkan surat prihal masukan kepada Gubernur WH agar bekerja secara maksimal. Namun, sampai saat ini tidak ada balasan sama sekali.

"Kita belum tahu respon Gubernur kaya apa, sampai saya japri Gubernur dengan data-data japrian saya dengan kepala rumah sakit di provinsi Banten, itu salam tidak di jawab, tidak ada tanggapan apa-apa (Gubernur Banten). Saya khawatir Gubernur ini juga lagi di ICU," ungkapnya.

Juhaeni mewanti-wanti Gubernur WH melakukan pembiaran atas kondisi darurat Covid-19 di Banten karena selama ini tidak terlihat kinerjanya.

"Mari kita bangun bersama Banten ini yang sedang mengalami masalah kesehatan yang serius ini, jangan sampai gubernur bertindak biasa-biasa saja," kata Juhaeni.

"Kita melihat misalnya di Provinsi lain itu gesit Gubernurnya, kok di kita kayanya enggak ada gerakan," imbuhnya.

Seharusnya, sambung dia, Pemprov Banten menyiapkan call center, karena banyak yang isoman (isolasi mandiri-red) yang tidak boleh kemana-mana karena sakit. Selama isoman mereka harus dipenuhi kebutuhanya oleh pemerintah.

"Bagaimana ada pelayanan dari pemerintah, jangan sampai bergeletakan, innalillahi lagi bunyi WA (whatsap) kita," tegasnya.

Sekali lagi, Fraksi PKS mendorong agar Gubernur trangginas meresponsif segala permasalahan mengenai Covid-19.
Juhaeni juga meminta Gubernur membalas surat masukkan PKS mengenai penanganan Pandemi.

"Kalau ketua Fraksi PKS juga japri tidak di bales tidak di jawab bagaiman rakyat kecil yang mengeluh, ini Gubernur atau apa ya, apa bisa baca atau tidak Gubernur, suratnya sampai tidak ke gubernur, peka atau tidak gubernur Banten ini," terang Juhaeni.

Juhaeni menegaskan, bila Gubernur WH masih gagap tidak mampu mengatasi kasus Covid-19 mendingan mundur secara terhormat dari jabatannya.

"Kalau sudah bosen menjadi gubernur mundur saja, kalau tidak peduli nyawa masyarakat Banten, ini tanggungjawab dihadapan Allah," pungkasnya. [ars]



Komentar Pembaca
Rekonstruksi Pembakar Gadis

Rekonstruksi Pembakar Gadis

RABU, 14 JULI 2021 , 00:25:00

HRS Idul Adha Di Penjara

HRS Idul Adha Di Penjara

RABU, 21 JULI 2021 , 00:06:00

Tangerang Kejar Herd Immunity

Tangerang Kejar Herd Immunity

KAMIS, 22 JULI 2021 , 01:02:00

The ads will close in 10 Seconds