Imbas PPKM Darurat, Omset Pedagang Karangan Bunga Di Kota Serang Melempem

Ekbis  KAMIS, 15 JULI 2021 , 19:48:00 WIB | LAPORAN: HENDRA HENDRAWAN

Imbas PPKM Darurat, Omset Pedagang Karangan Bunga Di Kota Serang Melempem

Pedagang karangan bunga di Kota Serang gigit jari imbas pemberlakuan PPKM Darurat/HEN

RMOLBANTEN. Imbas dari pemberlakuan PPKM Darurat Jawa-Bali dirasakan pedagang karangan bunga di Kota Serang.

Terlebih revisi PPKM Darurat sejak Sabtu (11/7) lalu, yang semula resepsi pernikahan dibolehkan tetapi dengan syarat yang hadir maksimal hanya 30 orang, tetapi kini resepsi dilarang.

Yudi, seorang pedagang karangan buka di Kebon Jahe, Kota Serang mengaku, selama pandemi covid-19 pesanan karangan bunga untuk pernikahan atau wedding alami penurunan.

"Selama pandemi memang pesanan untuk wedding itu menurun, apalagi sejak diberlakukan PPKM darurat ini, ditambah sekarang direvisi resepsi tidak boleh," katanya, Kamis, (15/7).

Yudi menuturkan, sebelum pandemi pesanan karangan bunga terutama di hari weekend sehari bisa mencapai 7 pesanan karangan bunga.

"Tapi selama pandemi paling sehari pesanan karangan bunga wedding hanya dua pesanan. Apalagi sekarang lagi PPKM yang mana tidak boleh resepsi," tutupnya. [ars]

Komentar Pembaca
Prabowo Serahkan
Kursi Roda Buronanan 10 Tahun

Kursi Roda Buronanan 10 Tahun

MINGGU, 27 JUNI 2021 , 01:30:00

De Oranje Angkat Koper

De Oranje Angkat Koper

SENIN, 28 JUNI 2021 , 01:02:00

The ads will close in 10 Seconds