Kejar Target Vaksinasi, Sekolah Kesehatan Di Tangsel Direkrut Jadi Nakes

Kesehatan  SELASA, 20 JULI 2021 , 01:44:00 WIB | LAPORAN: LANI PAHRUDIN

Kejar Target Vaksinasi, Sekolah Kesehatan Di Tangsel Direkrut Jadi Nakes

Vaksinasi covid-19 di Tangsel/LAN

RMOLBANTEN. Tangsel yang masuk dalam wilayah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat ditargetkan Pemerintah Pusat untuk melaksanakan vaksinasi hingga Agustus, 70 persen dari usia 12 tahun keatas.

Walikota Tangsel, Benyamin Davnie mengatakan, jika pihaknya masih terus berusaha memenuhi target yang dicanangkan pemerintah pusat.

"Makanya saya sudah breakdown per hari itu kan saya harus 12-13 ribu per hari vaksinasi. Makanya saya sebar ke puskesmas. Nanti kelurahan saya target juga, yang kemudian juga tenaga vaksinatornya yang ada sekarang menjadi tenaga administrasi itu kita alihkan menjadi vaksinator," papar Benyamin di Serpong, Tangsel, Senin (19/7).

Bahkan, ia juga akan meminta bantuan kepada sekolah kesehatan yang berlokasi di Tangsel untuk menjadi tenaga vaksinator.

"Untuk administrasi kita minta bantuan dari Stikes dan lain supaya memperbanyak vaksinatornya," ucapnya.

Benyamin juga merasa optimis, target 900 ribu vaksinasi pada Agustus 2021 bisa tercapai.

"Ya harus optimis saya. Bagaimanapun kita harus capai," tegas Benyamin.

Masih kata Benyamin, ia mencatat dari target 954.433 orang, saat ini baru 258.086 orang tervaksinasi.

"Target vaksinasi itu sebanyak 954.433 orang, sampai hari ini sudah tervaksin 258.086 orang. Setiap hari melayani vaksinasi dibeberapa titik," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Tangsel, Allin Hendalin Mahdaniar menjelaskan, baru 25 persen vaksinasi yang dilakukan di Tangsel.

"Kan vaksinasi ini memang, Agustus ini harus tercapai 70 persen untuk kekebalan kelompok. Sampai hari kemarin capaian kita ada di sekitar 200 ribu. Sebenernya enggak sampai 900 ribu kalau dari usia 12 plus, karena jumlah penduduk yang 1,3 juta itu dari usia 0. Pencapaiannya kira kira baru 25 persenan lah," tandas Allin.

Allin juga menegaskan, kendala yang dialami untuk mencapai target vaksinasi yakni banyaknya tenaga kesehatan (Nakes) yang terpapar covid-19.

"Pertama kendala, satu distribusi vaksin. Kedua adalah jumlah tenaga kesehatannya, karena Nakes saat ini memang banyak yang isolasi. Jadwal yang sudah direncanakan pun akhirnya dihold dulu. Kemudian strateginya kami melibatkan masyarakat, melibatkan unsur swasta juga termasuk melibatkan komunitas," tegasnya. [ars]

Komentar Pembaca
Prabowo Serahkan
Kursi Roda Buronanan 10 Tahun

Kursi Roda Buronanan 10 Tahun

MINGGU, 27 JUNI 2021 , 01:30:00

De Oranje Angkat Koper

De Oranje Angkat Koper

SENIN, 28 JUNI 2021 , 01:02:00

The ads will close in 10 Seconds