Tsamara: Setiap Angka Adalah Nyawa, Kematian Covid-19 Tidak Boleh Direduksi Sebatas Statistik

Politik  SELASA, 20 JULI 2021 , 09:44:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

Tsamara: Setiap Angka Adalah Nyawa, Kematian Covid-19 Tidak Boleh Direduksi Sebatas Statistik

Ketua DPP PSI, Tsamara Amany/Net

RMOLBANTEN Setiap angka yang tercermin adalah nyawa. Untuk itu, angka kematian akibat Covid-19 tidak boleh direduksi sebatas statistik.

Demikian ditegaskan Ketua DPP PKS Tsamara Amany menanggapi ramainya perdebatan publik mengenai jumlah angka korban Covid-19.

Publik sempat dihebohkan dengan unggahan pegiat media sosial, Ade Armando yang membandingkan jumlah kematian akibat Covid-19 di Indonesia dengan negara lain.

Penduduk Inggris 68 juta, meninggal karena Covid-19 128 ribu. Penduduk RI 270 juta, meninggal karena Covid-19 73 ribu,” begitu bunyi unggahan Ade Armando dalam sebuah poster.

Statistik dikatakan Tsamara tidak akan pernah menunjukkan penderitaan yang mereka alami akibat kehilangan orang tersayang.

Setiap angka adalah nyawa. Nyawa seorang kakak, adik, Ibu, bapak, nenek, kakek…,” tuturnya lewat akun Twitter pribadi, Selasa (20/7).

Tsamara mengingatkan bahwa jumlah korban memang tetap perlu dihitung. Namun demikian, jumlah korban tersebut tidak boleh direduksi berdasarkan statistik angka kematian kecil.

Itu yang nggak boleh. Sekecil apapun, bahkan jika hanya 1 orang, itu tetap manusia dan nyawa,” tutupnya. [dzk]

Komentar Pembaca
Prabowo Serahkan
Kursi Roda Buronanan 10 Tahun

Kursi Roda Buronanan 10 Tahun

MINGGU, 27 JUNI 2021 , 01:30:00

De Oranje Angkat Koper

De Oranje Angkat Koper

SENIN, 28 JUNI 2021 , 01:02:00

The ads will close in 10 Seconds