Waketum Gerindra Tidak Setuju Raperda Pelanggar Prokes Berisi Ancaman Pidana Penjara

Politik  KAMIS, 22 JULI 2021 , 01:49:00 WIB | LAPORAN: AHMAD RIZKI SUHAEDI

Waketum Gerindra Tidak Setuju Raperda Pelanggar Prokes Berisi Ancaman Pidana Penjara

Anggota DPR Fraksi Gerindra, Habiburokhman/Net

RMOLBANTEN Situasi pandemi Covid-19 yang berkepanjangan serta Lapas (Penjara) yang over kapasitas menjadi faktor ancaman hukuman pidana penjara bagi pelanggar prokes dalam Raperda Covid-19 di beberapa Provinsi tidak relevan.

Begitu kata Anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra, Habiburokhman dalam keterangan tertulisnya, Rabu malam (21/7).

"Ancaman pidana penjara tidak tepat karena tidak sesuai dengan situasi dan dinamika penegakan hukum saat pandemik ini," ujar Habiburokhman.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini mengurai alasannya.

Kata Habib,  pemerintah sampai saat ini masih kesulitan mengendalikan penyebaran Covid di Lapas/Rutan yang sejak lama memang sudah sangat over kapasitas.

Aturan dalam Raperda juga bertabrakan kebijakan asimilasi dan pembebasan bersyarat kepada para napi demi menekan angka penyebaran Covid-19 di Lapas.  

Selain itu, Kepolisian dan Kejaksaan juga menerapkan kebijakan penahanan yang sangat selektif demi mengurangi potensi penyebaran covid.

"Kalau sekarang dalam Perda akan diterapkan sanksi pidana, maka akan semakin menambah persoalan antispasi penyebaran Covid-19 di penjara," terang Habiburokhman.

Habib menyampaikan pandangannya, secara umum pelanggar prokes sangat tidak layak dipidana penjara karena pada dasarnya mereka bukan kriminal atau penjahat yang memeliki niat untuk melakukan kejahatan.

"Sanksi yang ideal bagi pelanggar prokes ya sanksi administrasi atau denda saja," terang Legislator Dapil Jaktim ini.

Habiburokhman menyarankan daripada memasukkan ancaman pidana penjara,  lebih baik Pemerintah Provinsi terkait lebih memaksimalkan edukasi dan pendekatan persuasif.

"Harus dibangun kesadaran bahwa kepatuhan terhadap prokes adalah untuk kepentingan kita bersama," demikian Habiburokhman. [ars]


Komentar Pembaca
Prabowo Serahkan
Kursi Roda Buronanan 10 Tahun

Kursi Roda Buronanan 10 Tahun

MINGGU, 27 JUNI 2021 , 01:30:00

De Oranje Angkat Koper

De Oranje Angkat Koper

SENIN, 28 JUNI 2021 , 01:02:00

The ads will close in 10 Seconds