Ratusan Orang Berpakaian Serba Hitam Turun Ke Jalan Desak PM Muhyiddin Turun

Internasional  SABTU, 31 JULI 2021 , 17:53:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

Ratusan Orang Berpakaian Serba Hitam Turun Ke Jalan Desak PM Muhyiddin Turun

Ratusan orang warga Malaysia berpakaian serba hitam turun ke jalan di tengah Covid-19/Net

RMOLḄANTEN Sekitar 200 hingga 300 warga Malaysia turun ke jalanan utama di pusat ibukota Kuala Lumpur akhir pekan ini, Sabtu, 31/7.

Para pengunjuk rasa yang berpakaian serba hitam itu tidak  menghiraukan pembatasan pandemi Covid-19 yang diterapkan di Malaysiai. Mereka menuntut pengunduran diri Perdana Menteri Muhyiddin Yassin.

Aksi tersebut diselenggarakan oleh koalisi kelompok pemuda dan masyarakat sipil, yang disebut Sekretariat Solidariti Rakyat.

Unjuk rasa itu dilakukan saat Muhyiddin menghadapi krisis konstitusional di tengah tekanan untuk mundur setelah bentrok dengan Raja Sultan Abdullah Ahmad Shah.

Sebagai informasi bahwa pada Kamis (29/7), Istana bersikeras bahwa Raja tidak mendukung langkah sepihak pemerintah untuk menarik peraturan di bawah keadaan darurat yang dia nyatakan pada bulan Januari lalu. Keadaan darurat itu sendiri akan berakhir pada hari Minggu (1/8).

Di tengah situasi tersebut muncul seruan, bahkan dari sekutu Muhyiddin sendiri, agar dia mundur.

Kondisi semakin memanas ketika ratusan pengunjuk rasa pun turun ke jalan untuk menyuarakan hal serupa.

Selain itu, para pengunjuk rasa juga menyerukan sidang parlemen penuh dan moratorium pinjaman bank otomatis untuk meringankan kesulitan yang dipicu oleh penguncian akibat Covid-19 yang sedang berlangsung di negeri jiran.

Akibat unjuk rasa itu, jalan-jalan di sekitar Dataran Merdeka pun ditutup saat pengunjuk rasa melakukan aksinya. Selain itu, menurut kabar yang dimuat media Malaysia, The Straits Times, polisi lalu lintas dan polisi berpakaian preman terlihat berjaga di sejumlah lokasi. Sementara itu, sejumlah tentara yang mengenakan topi pengaman berwarna putih dan petugas medis yang mengenakan topi pengaman berwarna merah juga hadir di sejumlah lokasi.

Kepala polisi Kuala Lumpur Azmi Abu Kassim memperingatkan bahwa mereka yang melanggar prosedur operasi standar akan menghadapi tindakan polisi. Dia juga menjelaskan bahwa sejauh ini pihaknya belum menerima aplikasi atau pemberitahuan dari panitia penyelenggara pertemuan terkait aksi tersebut. [dzk]




Komentar Pembaca
Rekonstruksi Pembakar Gadis

Rekonstruksi Pembakar Gadis

RABU, 14 JULI 2021 , 00:25:00

HRS Idul Adha Di Penjara

HRS Idul Adha Di Penjara

RABU, 21 JULI 2021 , 00:06:00

Tangerang Kejar Herd Immunity

Tangerang Kejar Herd Immunity

KAMIS, 22 JULI 2021 , 01:02:00

The ads will close in 10 Seconds