Kejari Tangerang Didorong Selidiki PKH Dan BNPT Yang Belum Cair Di Pakuhaji

Kabupaten Tangerang  JUM'AT, 06 AGUSTUS 2021 , 16:57:00 WIB | LAPORAN: SOPIAN SUKRI

Kejari Tangerang Didorong Selidiki PKH Dan BNPT Yang Belum Cair Di Pakuhaji

Kartu program keluarga harapan/NET

RMOLBANTEN. Lembaga swadaya masyarakat (LSM) Aliansi Pembela Hak Rakyat (APHRA) mendorong Kejari Tigaraksa untuk menyelidiki dugaan belum cairnya anggaran PKH dan BPNT di Kampung Pintu Air, Desa Kohod, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang.

"Kami meminta agar pihak kejaksaan segera ambil sikap untuk melakukan penyelidikan terkait dana keluarga penerima manfaat (KPM) yang belum cair," ujar Deri Rizki Santika Ketua Harian APHRa kepada Kantor Berita RMOLBanten, Jumat (6/8).

Deri melanjutkan, jika alasan yang diberikan pendamping dan koordinator kecamatan terkait validasi data yang menghambat tidak kunjung cairnya hak masyarakat tersebut, itu merupakan sebuah alasan yang tak masuk akal.

"Validasi data itu alasan ngawur, kan setiap bulan sebelumnya juga dana tersebut cair, kenapa ini ada yang sampai 6 bulan dan 3 bulan dan tersebut belum cair, sedangkan validasi sendiri bukannya dilakukan setiap sebulan sekali," ketus Deri.

Ia beranggapan, ini bukan perkara sulit untuk pihak kejaksaan melakukan penyelidikan. Deri mengatakan, karena sebelumnya hal tersebut sudah dilakukan Kejari Kabupaten Tangerang dalam menetapkan dua orang pendamping Kecamatan Tigaraksa menjadi tersangka.

"Jadi untuk Kepala Kejari yang baru, agar secepatnya melakukan adaptasi, agar bisa menerjunkan jajarannya untuk memeriksa para pendamping di Kampung Pintu Air, Desa Kohod, Kecamatan Pakuhaji," tegasnya. [ars]

Komentar Pembaca
Mural Tikus Di Tangsel

Mural Tikus Di Tangsel

KAMIS, 14 OKTOBER 2021 , 06:18:00

Penghargaan WTP Ke-13

Penghargaan WTP Ke-13

SABTU, 16 OKTOBER 2021 , 06:23:00

Penghargaan Peraih Medali PON

Penghargaan Peraih Medali PON

SABTU, 09 OKTOBER 2021 , 06:30:00

The ads will close in 10 Seconds