Pengadaan ATK Disebut Fantastis, Begini Penjelasan Kepala Disdukcapil Tangerang

Kabupaten Tangerang  JUM'AT, 13 AGUSTUS 2021 , 17:25:00 WIB | LAPORAN: SOPIAN SUKRI

Pengadaan ATK Disebut Fantastis, Begini Penjelasan Kepala Disdukcapil Tangerang

Kepala Disdukcapil Kabupaten Tangerang, Syafrudin/NET

RMOLBANTEN. Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tangerang memberikan klarifikasi pemberitaan anggaran alat tulis kantor/belanja pakai habis 2020 Disdukcapil Kabupaten Tangerang yang mencapai Rp 5,2 miliar yang disampaikan penggiat anti korupsi TRUTH, Kamis (12/8) kemarin.
"Sumber anggaran yang dipergunakan tersebut adalah dari dana alokasi khusus (DAK) dari pusat (Direktorat Jendral Kependudukan dan Catatan Sipil Depdagri)," terang Kepala Disdukcapil Kabupaten Tangerang Syafrudin, Jumat (13/8).

Kata Syafrudin, DAK dari pusat sebesar Rp. 5,2 Miliar tersebut untuk membeli semua kebutuhan yang diperlukan pihaknya. Sebab, masyarakat kabupaten Tangerang diwajibkan harus sudah terdaftar di instansinya.

"Anggaran tersebut kami peruntukan untuk pembelian peralatan dan perlengkapan pencetakan KTP el. Yaitu berupa ribon KTP, ribon KIA, clining KIT dan unit alat rekam dan alat cetak. Nilai sebesar itu sehubungan wajib KTP dan KIA masyarakat Kabupaten Tangerang, paling banyak se-propinsi Banten. Dan harus terlayani hak konstitusionalnya untuk mendapatkan dokumen kependudukan," terangnya.

Sebelumnya, Wakil Koordinator Penggiat TRUTH Jupry Nuhroho mengatakan, anggaran Disdukcapil Kabupaten Tangerang untuk alat tulis kantor/Belanja pakai habis tahun 2020 sangat fantastis mencapai 5,2 Miliyar, namun pertanyaannya untuk apa saja anggaran tersebut digunakan.

"Data tersebut kami himpun dari Opentender.net yang dikelola oleh ICW, dalam data tersebut Disdukcapil Kabupaten Tangerang berada di posisi tiga dalam Top 10 pengadaan barang dan jasa yang potensi Fraudnya tinggi dengan indikator warna merah dan nilai 75," kata Jupry, Rabu (11/8).

Lanjut Jupry, nilai tersebut didapatkan dari indikator tender dengan nilai 1-5, mulai dari durasi kompetisi dengan nilai 5, deskripsi tender dengan nilai 5, kontrak dengan nilai 4, penghematan 2 , diakhir tahun 4, nama tender 3 dan pemenang berulang 5.

Dalam kondisi pandemi pada saat itu anggaran alat tulis kantor sekali pakai sangat fantastis apa lagi sampai hari ini tidak ada data yang di publikasi oleh Disdukcapil Kabupaten Tangerang mengenai penggunaan anggaran tersebut.

"Tentu kami sebagai masyarakat bertanya, untuk apa," katanya.
Jupry melanjutkan, bahkan ketika pihaknya mengirimkan permohonan informasi terkait penggunaan anggaran tersebut, pihak Disdukcapil tidak memiliki tanda terima.

"Lalu anggaran alat tulis kantor/Belanja pakai habis 5,2 untuk apa saja," tukasnya. [ars]

Komentar Pembaca
Mural Tikus Di Tangsel

Mural Tikus Di Tangsel

KAMIS, 14 OKTOBER 2021 , 06:18:00

Penghargaan WTP Ke-13

Penghargaan WTP Ke-13

SABTU, 16 OKTOBER 2021 , 06:23:00

Penghargaan Peraih Medali PON

Penghargaan Peraih Medali PON

SABTU, 09 OKTOBER 2021 , 06:30:00

The ads will close in 10 Seconds