TRUTH: Klarifikasi Anggaran ATK Bernilai Fantastis Disdukcapil Ngawur

Daerah  SENIN, 16 AGUSTUS 2021 , 20:02:00 WIB | LAPORAN: SOPIAN SUKRI

TRUTH: Klarifikasi Anggaran ATK Bernilai Fantastis Disdukcapil Ngawur

Wakil Koordinator TRUTH Jupry Nugroho/DOK

RMOLBANTEN. Penggiat anti korupsi TRUTH sebut Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Kadisdukcapil) Kabupaten Tangerang tidak menggunakan akal sehatnya dalam menyampaikan klarifikasi pemberitaan kepada di media.

"Dalam klarifikasi tersebut Kepala Disdukcapil menyebutkan anggaran pembelajaran alat tulis kantor menggunakan dana alokasi khusus, padahal sudah jelas tercatat di lpse.tangerangkab.go.id anggaran tersebut menggunakan APBD, kalau mau klarifikasi yang rasional dong," terang Wakil Koordinator TRUTH Jupry Nugroho kepada Kantor Berita RMOLBanten, Senin (16/8).

Jupry melanjutkan, APBD merupakan sarana komunikasi pemerintah daerah kepada masyarakatnya mengenai prioritas pengalokasian yang dilakukan oleh pemerintah daerah setelah berkoordinasi dengan pihak legislatif DPRD. Maka, apapun yang sudah dimasukan dalam APBD menjadi tanggung jawab pemerintah daerah.

"Wajar jika masyarakat menanyakan untuk apa saja penggunaan anggaran, karena kami merasa janggal apa lagi disituasi pandemi seperti sekarang," sambung Jupry.

Lanjut Jupry, apabila Kepala Disdukcapil mengatakan, anggaran itu berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) yang bersumber dari pusat, tentu anggaran tersebut menjadi tanggung jawab pemerintah daerah yang menerima.

Jadi, ketika pihaknya meminta rincian dan urgensi penggunaan Rp 5,2 miliiar untuk belanja alat tulis kantor/belanja habis pakai, seharusnya Kadisdukcapil menjawab suratnya.

"Harusnya kadis Disdukcapil kabupaten Tangerang jawab saja surat kami, terkait apa yang kami tanyakan dan minta. Bukannya sibuk klarifikasi, terus klarifikasinya ngawur lagi," ketus Jupry.

Sebelumnya diberitakan Kepala Dinas Kependudukan Catatan Sipil Safrudin mengatakan, bahwa sumber anggaran yang dipergunakan tersebut adalah dari dana alokasi khusus (DAK) dari pusat (Direktorat Jendral Kependudukan dan Catatan Sipil).

Syafrudin melanjutkan, DAK dari pusat sebesar Rp. 5,2 miliar tersebut untuk membeli semua kebutuhan yang diperlukan oleh pihaknya. [ars]

Komentar Pembaca
Penghargaan Habib Rizieq Pejuang NKRI

Penghargaan Habib Rizieq Pejuang NKRI

MINGGU, 12 DESEMBER 2021 , 00:10:00

Selebran Rachel Vennya Di Sidang

Selebran Rachel Vennya Di Sidang

SABTU, 11 DESEMBER 2021 , 01:01:00

Jokowi Komitmen Tuntaskan Pelanggaran HAM

Jokowi Komitmen Tuntaskan Pelanggaran HAM

SABTU, 11 DESEMBER 2021 , 01:39:00

The ads will close in 10 Seconds