Berbulan-bulan Mogok, Truk Tanah Di Legok Ditumbuhi Pohon Pisang

Kabupaten Tangerang  JUM'AT, 20 AGUSTUS 2021 , 00:33:00 WIB | LAPORAN: LANI PAHRUDIN

Berbulan-bulan Mogok, Truk Tanah Di Legok Ditumbuhi Pohon Pisang

Truk tanah yang ditinggalkan pemilik sudah tumbuh pohon pisang/LAN

RMOLBANTEN Sebuah video di media sosialmemperlihatkan adanya truk tanah tang terbengkalai di Jalan Raya Legok-Karawaci, Bojongnangka, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang.

Dalam unggahan tersebut juga, truk tanah sudah terbengkalai cukup lama hingga ditumbuhi pohon pisang dan rerumputan.

Pantauan di lokasi, truk tanah berpelat nomor B 9353 FJ yang sudah tak terawat itu, memakan badan jalan.

Kendaraan bertonase besar yang datang dari arah Legok menuju Karawaci maupun sebaliknya harus berhati-hati, karena memang sebagian jalan terhalang badan truk tanah yang terbengkalai.

Warga sekitar, Maman (54) mengatakan, keberadaan truk tanah yang terbengkalai sudah berbulan-bulan dan sudah diupayakan untuk diperbaiki. Namun, ditinggal begitu saja oleh sopir dan kernet truk.

"Yang saya lihat sih, tadinya jalan, mungkin mati tiba-tiba mesinnya, terus dia parkir di sini, sudah lama juga sih. Pemiliknya saya enggak tahu, cuma yang saya tahu ada mekanik, bapak-bapak sama ibu-ibu, beberapa kali ke sini dia perbaiki mesinnya," ujar Maman di lokasi, Kamis (19/8).

Maman juga menerangkan, pohon pisang sudah tumbuh di truk tanah tersebut karena sudah lamanya tak terurus.

"Ya itu ada pohon pisang dan rumput-rumput saking lamanya. Ya, jadi nunggu buahnya saja," katanya.

Kendaraan truk tanah yang terbengkalai tersebut, dirasakannya sangat mengganggu lalu lintas di Jalan Raya Legok-Karawaci saat pagi dan sore hari.

"Cuma ganggu sedikit. Waktu macet, motor menyalip enggak bisa. Karena rumah saya berdekatan dengan lokasi truk itu, yang jelas saya sedikit terganggu, ibarat titipan saya punya titipan gitu. Merasa ketitipan, ya namanya di samping rumah. Istilahnya gampang dicolong orang. Bahkan waktu itu ada yang buka-buka mesin," tandas Maman.

Warga lainnya, Herli (25) yang bekerja di sebuah ruko jual beli mobil, merasa terganggu keberadaan truk tanah yang terbengkalai tersebut.

"Menggangu sekali mas, konsumen yang mau kesini kelewat, karena kehalang sama truk tanah itu. Saya mau ngeluarin mobil juga jadi keganggu," papar Herli.

Herli hanya berharap, adanya tindakan untuk memindahkan truk tanah tersebut yang sudah lama terbengkalai ditinggal sopir dan kernetnya. [ars]

Komentar Pembaca
Mural Tikus Di Tangsel

Mural Tikus Di Tangsel

KAMIS, 14 OKTOBER 2021 , 06:18:00

Penghargaan WTP Ke-13

Penghargaan WTP Ke-13

SABTU, 16 OKTOBER 2021 , 06:23:00

Penghargaan Peraih Medali PON

Penghargaan Peraih Medali PON

SABTU, 09 OKTOBER 2021 , 06:30:00

The ads will close in 10 Seconds