Ditpolairud Polda Banten Gagalkan Penyelundupan Ribuan Benih Lobster

Hukum  JUM'AT, 03 SEPTEMBER 2021 , 20:13:00 WIB | LAPORAN: AHMAD RIZKI SUHAEDI

Ditpolairud Polda Banten Gagalkan Penyelundupan Ribuan Benih Lobster

Ditpolairud Polda Banten gagalkan penyelundupan benih lobster/Repro

RMOLBANTEN. Direktorat Polairud (Ditpolair) Polda Banten berhasil menggagalkan upaya penyelundupan benih lobster atau benur secara ilegal.

Direktur Polairud Polda Banten Kombes Pol Giuseppe Reinhard Gultom mengatakan, sesuai Laporan Polisi Nomor : LP/A/ 330 /IX/2021/SPKT I/DITPOLAIRUD/POLDA BANTEN, tanggal 02 September 2021, telah terjadi Tindak Pidana Penyelundupan baby lobster (benur/bibit lobster), dan telah di amankan seorang tersangka inisial BN (49) Desa Bayah Timur, Bayah, Lebak.

"Berikut barang bukti 50 (lima puluh) kantong plastik berisi 9382 ekor benih lobster jenis Mutiara dan Pasir," katanya, Jumat, (3/9).

Modus tersangka BN (49) mengambil atau membeli benih bening lobster dari para nelayan di Binuangeun, Kabupaten Lebak. Selanjutnya setelah mendapat benih lobster dengan jumlah ribuan, kemudian dikemas menggunakan kantong plastik bening yang didalamnya berisi benih lobster kurang lebih 200 ekor setiap kantong plastik. Untuk mengelabuhi petugas, kantong plastik bening didalamnya berisi benih lobster dibungkus menggunakan karung kemudian diangkut menggunakan motor dan dikirim ke pengepul yang berada di daerah Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi.

"Menurut keterangan dari tersangka, ribuan benih lobster atau benur adalah milik saudara BT dan akan dikirim ke BO di Cisolok, Pelabuhan Ratu," jelas Giuseppe.

Giuseppe menambahkan selain tersangka BN dan 50 kantong plastik berisi 9382 ekor benih lobster jenis Mutiara dan Pasir, kami juga mengamankan satu unit kendaraan roda dua, satu buah karung warna putih, satu lembar STNK motor merk Honda Revo Fit warna hitam No. Pol A 4321 OG an. SAPTUHI, satu buah Handphone Samsung lipat warna hitam, pada kasus ini kami juga masih melakukan pengembangan dan akan melakukan proses hukum sesuai pasal yang sudah di tentukan.

"Sementara itu tersangka BN (49) akan dijerat dengan pasal Pasal 92 jo pasal 26 ayat(1) UU RI No 11 th 2020 tentang Cipta Kerja yang merubah UURI No. 45 Th 2009 atas perubahan UU No 31 Th 2004 tentang Perikanan Jo pasal 55 KUH Pidana," jelasnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Banten Akbp Shinto Silitonga mengatakan, Polda Banten terus berupaya melakukan tindakan-tindakan Kepolisian dalam rangka mengantisipasi aksi kejahatan di tanah air.

Yang pasti Ditpolairud Polda Banten terus melakukan upaya penegakan hukum sebagai pencegahan terhadap aktivitas kejahatan di tanah air, agar dapat menciptakan rasa aman, tentram dan damai di tengah-tengah masyarakat.

"Ditpolairud Polda Banten akan terus melakukan pengembangan dan melakukan proses hukum sesuai pasal-pasal yang sudah di tentukan, agar memberikan efek jera bagi pelaku penyelendupan benih lobster secara ilegal," tutup Shinto. [ars]



Komentar Pembaca
1000 Pohon Mangrove

1000 Pohon Mangrove

SENIN, 30 AGUSTUS 2021 , 09:31:00

Spanduk Anies Baswedan Fot Presiden 2024

Spanduk Anies Baswedan Fot Presiden 2024

SELASA, 31 AGUSTUS 2021 , 06:28:00

Jokowi Vaksinasi <i>Door To Door</i>

Jokowi Vaksinasi Door To Door

SELASA, 31 AGUSTUS 2021 , 11:44:00

The ads will close in 10 Seconds