PTM Terbatas Untuk SMP Di Kota Tangerang Dimulai Besok

Pendidikan  MINGGU, 12 SEPTEMBER 2021 , 17:31:00 WIB | LAPORAN: MAYA AUL

PTM Terbatas Untuk SMP Di Kota Tangerang Dimulai Besok

Pembelajaran tatap muka terbatas di Kota Tangerang/DOK

RMOLBANTEN. Dinas Pendidikan Kita Tangerang akan memulai proses pembelajaran tatap muka (PTM) untuk tingkat SMP pada Senin (13/9) besok. Sedangkan, untuk sekolah tingkat SD belum dapat menggelar PTM.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Jamaludin mengatakan, sebanyak 40 SMP negeri dan swasta yang sudah terverifikasi diperbolehkan menggelar PTM terbatas selama sepekan mulai besok.

"Nanti kami tahap evaluasi seminggu. Jadi, minggu ini dibuka 40 sekolah, minggu depan bisa dibuka 40 sekolah lagi," ujarnya, Minggu (12/9).

Untuk SMP yang diperbolehkan menggelar PTM yakni yang berada di RW yang berstatus zona hijau dari Covid-19. Lalu, sekolah itu dibuka PTM berdasarkan rekomendasi Camat setempat.

"Di sekolah yang PTM kami bentuk Satgasnya yang melibatkan semua OPD terkait seperti Dinkes, Satpol, dan Dishub," katanya.

Dalam PTM terbatas ini, hanya 18 siswa dalam satu kelas yang diperbolehkan mengikuti PTM pada setiap harinya.

"Jadi, setiap siswa ikut PTM hanya seminggu sekali," katanya.

Siswa yang mengikuti PTM terbatas di sekolah harus mendapatkan izin dari wali muridnya melalui surat pernyataan. Selain memberikan izin melalui surat pernyataan, orangtua harus memastikan bahwa kondisi anak didiknya dalam kondisi sehat.

"Nanti orang tua mengantar jemput anaknya di tempat yang telah ditentukan. Lalu, orang tua segera kembali agar tidak terjadi kerumunan," imbuh Jamaludin.

Adapun jika ada siswa yang mengalami sakit atau memiliki gejala Covid-19, pihak sekolah yang bekerjasama dengan Puskesmas langsung memberikan penanganan isolasi pada murid tersebut.

"Di sekolah, kami siapkan ruang khusus untuk murid yang sakit," ucapnya.

Jamaludin menambahkan, dalam sehari PTM hanya berlangsung selama dua jam pembelajaran. Mata pelajaran yang diberikan pihak sekolah pun dapat meningkatkan imunitas para siswa.

"Nanti sifatnya masih adaptasi. Jadi, kegiatan lapangan itu tidak ada. Siswa senang-senang dulu, meningkatkan imun," pungkasnya. [ars]


Komentar Pembaca
Rekonstruksi Pembakar Gadis

Rekonstruksi Pembakar Gadis

RABU, 14 JULI 2021 , 00:25:00

HRS Idul Adha Di Penjara

HRS Idul Adha Di Penjara

RABU, 21 JULI 2021 , 00:06:00

Tangerang Kejar Herd Immunity

Tangerang Kejar Herd Immunity

KAMIS, 22 JULI 2021 , 01:02:00

The ads will close in 10 Seconds