PAW Bukan Akhir Dunia, Viani Limardi Balik Akan Tuntut PSI Rp 1 Triliun, Wow!

Politik  JUM'AT, 08 OKTOBER 2021 , 18:38:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

PAW Bukan Akhir Dunia, Viani Limardi Balik Akan Tuntut PSI Rp 1 Triliun, Wow!

Anggota DPRD DKI Jakarta Viani Limardi yang dipecat partainya PSI, akan meladeni di jalur hukum/Net

RMOLBANTEN Anggota DPRD DKI Jakarta Viani Limardi yang dipecat  Partai Solidaritas Indonesia (PSI) tidak gentar dengan ancaman PAW. Viani bahkan meladeni PSI dengan tuntutan balik Rp 1 Triliun karena merasa difitnah dan dicemarkan nama baiknya.

Perseteruan pun semakin memanas Viani yang sudah resmi dipecat PSI dari keanggotaan itu tidak terima dituding telah menggelembungkan dana reses dan melanggar AD/ART. Bahkan DPP PSI mengancam bakal mencopot Viani  sebagai anggota DPRD DKI lewat pergantian antar waktu (PAW).

"Buat saya sendiri, PAW bukan akhir dari dunia ini. Bukan akhir dari kehidupan saya," kata Viani diberitakan Kantor Berita RMOLJakarta, Jumat (8/10).

PSI memecat Viani, banyak pihak yang menduga karena kerap membela Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Sikap ini sangat bertolak belakang dengan kebijakan PSI yang selalu mengkritik Anies.

Pembelaan Viani yang paling mencolok adalah ketika Anies mengalami kejadian apes karena tercebur ke selokan atau got saat melakukan blusukan ke wilayah Jakarta Utara. Viani terang-terangan membela Anies melalui akun Instagram resminya walaupun ia sadar postingannya itu berisiko.

"Kita boleh enggak sependapat dan enggak sejalan, tapi yang substansiallah," jelas Viani.

Sikap Viani yang berbeda dengan Fraksi PSI juga pernah ditunjukkan saat pembahasan revisi Peraturan Daerah DKI 2/2020 tentang Penanggulangan Covid-19. Saat itu, PSI Pemporov DKI memberikan insentif bagi warga yang sudah divaksin Covid-19 dengan besaran Rp 150 ribu per orang.

Namun, Viani Limardi tidak sepaham dengan fraksinya. Dia merasa insentif tidak diperlukan mengingat vaksinasi Covid-19 adalah tanggung jawab bersama agar menekan penularan virus corona.

"Uang kita aja udah enggak cukup masih aja mau dikasih insentif,” tandas Viani. [ars]

Komentar Pembaca
Rekonstruksi Pembakar Gadis

Rekonstruksi Pembakar Gadis

RABU, 14 JULI 2021 , 00:25:00

HRS Idul Adha Di Penjara

HRS Idul Adha Di Penjara

RABU, 21 JULI 2021 , 00:06:00

Tangerang Kejar Herd Immunity

Tangerang Kejar Herd Immunity

KAMIS, 22 JULI 2021 , 01:02:00

The ads will close in 10 Seconds