Tanpa Apresiasi Dari Pemkot Tangsel, Atlet Dayung Raih Medali Perunggu Di PON Papua

Olahraga  MINGGU, 10 OKTOBER 2021 , 19:30:00 WIB | LAPORAN: LANI PAHRUDIN

Tanpa Apresiasi Dari Pemkot Tangsel, Atlet Dayung Raih Medali Perunggu Di PON Papua

Atlet dayung asal Tangsel di PON Papua/IST

RMOLBANTEN. Lima atlet Tangsel yang tergabung pada cabang olahraga dayung kategori nomor tradisional boat race 1000 meter di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua mewakili Provinsi Banten sukses mempersembahkan medali perunggu.

Atlet tersebut yakni Dimas Antariksa, Ruli Farisi, Aldi Nurjana, M. Ali Sobirin dan Sahdan. Dibalik persembahan medali perunggu yang diraih atlet dayung asal Tangsel sangat menggembirakan. Terlebih seluruh atlet Tangsel tak dilepas oleh pimpinan daerah seperti Kota dan Kabupaten lain.

Tak hanya itu, atlet dayung pun tidak menerima uang saku untuk keperluan di PON Papua baik itu dari Pemkot Tangsel melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) ataupun KONI Tangsel.

Bukan hanya uang saku, bonus bagi atlet Tangsel yang mempersembahkan medali di PON Papua pun tidak ada kejelasan. Berbanding terbalik dengan Kota atau Kabupaten lain.

"Belum ada info. Sudah enggak ada pelepasan atlet, enggak ada kejelasan uang saku. Bonus bagi atlet yang memperoleh medali pun belum ada info," kata Ketua Persatuan Dayung Seluruh Indonesia (Podsi) wilayah Tangsel, Dodi Haryanto saat dikonfirmasi, Minggu (10/10).

Dodi mengatakan, tidak adanya perhatian Pemerintah ke atlet, diakuinya sangat berpengaruh kepada atlet. Apalagi para atlet bergabung dengan Kota atau Kabupaten lain di wilayah Provinsi Banten yang mendapat perhatian dari pemerintah.

"Sedikit besarnya saya rasa berpengaruh. Karena mereka kan tergabung dengan kabupaten/kota lain yang mendapat uang saku. Selama di PON mereka (atlet Tangsel) difasilitasi dari provinsi," tandasnya.

Dody hberharap Pemkot Tangsel bisa lebih memperhatikan atlet-atlet yang sudah memberikan medali dan membawa harum nama Tangsel di ajang olahraga nasional.

"Sangat berharap agar pemerintah daerah lebih memperhatikan lagi terkait kesejahteraan atlet dan pelatih. Apalagi sampai saat ini atlet kita yang berlaga di PON belum ada info terkait bonus yang akan mereka dapatkan," papar Dodi.

Bahkan, untuk segi sarana prasarana diakui Dodi, Tangsel sangat tertinggal jauh dari Kota atau Kabupaten lain. Maka dari itu, Pemerintah harus bisa lebih memperhatikan sarana prasarana penunjang atlet.

"Memberikan sarana penunjang latihan yang lebih memadai, agar kita bisa mendapatkan  prestasi yang diharapkan. Karena jika dibandingkan dengan Kabupaten Kota tetangga, Tangsel masih ketinggalan," pungkasnya. [ars]

Komentar Pembaca
Rekonstruksi Pembakar Gadis

Rekonstruksi Pembakar Gadis

RABU, 14 JULI 2021 , 00:25:00

HRS Idul Adha Di Penjara

HRS Idul Adha Di Penjara

RABU, 21 JULI 2021 , 00:06:00

Tangerang Kejar Herd Immunity

Tangerang Kejar Herd Immunity

KAMIS, 22 JULI 2021 , 01:02:00

The ads will close in 10 Seconds