Sampah Tangsel Ke Serang Disetop, Benyamin: Kita Punya Alternatif Ke TPS Nambo Bogor

Kota Tangerang Selatan  SABTU, 23 OKTOBER 2021 , 10:17:00 WIB | LAPORAN: LANI PAHRUDIN

Sampah Tangsel Ke Serang Disetop, Benyamin: Kita Punya Alternatif Ke TPS Nambo Bogor

Walikota Tangsel, Benyamin Davnie/LAN

RMOLBANTEN Pengiriman sampah dari wilayah Tangsel ke TPS Cilowong, Serang, Banten mendapat penolakan dari warga sekitar. Untuk menjaga eksalasi penolakan warga, pengiriman sampah untuk sementara dihentikan.

Walikota Tangsel, Benyamin Davnie belum menerima detail laporan permasalahan penolakan sampah di TPS Cilowong Serang.

"Saya belum terima laporannya, nanti saya minta dinas lingkungan hidup koordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Kota Serang seperti apa permasalahannya," kata Benyamin saat dikonfirmasi, Jumat (22/10).

Benyamin juga, menjelaskan, jika sebelum terjadi penolakan pihaknya sudah mendapat lampu hijau dari Pemerintah Kota Serang mengenai pembuangan sampah ke TPS Cilowong.

"Itu lebih kepada Pemkot Serang yang lebih (mengetahui). Kan kita sudah dapat lampu hijau sebelumnya sehingga dapat buang sampah sementara disana," paparnya.

Jika memang nantinya disetop, Benyamin sudah punya alternatif akan membuang sampah ke Nambo, Cibinong, Bogor, Jawa Barat.

"Di buang ke Nambo Cibinong. Sudah ada kerjasama dengan Provinsi Jawa Barat. Sudah MoU dan kita akan mulai Januari 2022 mulai buang di sana. Artinya kalau di Serang ditolak bisa ke Nambo," ungkap Benyamin.

Sebelumnya diberitakan, Walikota Serang, Syafrudin akan menyetop truk-truk pembawa sampah dari Tangsel.

Pemkot Serang akan mengkomunikasikan kepada Pemkot Tangsel untuk sementara waktu pengiriman sampah dihentikan terlebih dahulu," ucap Syafrudin, Kamis (22/10).

Bahkan, Syafrudin pun menyampaikan, jika pihaknya siap melakukan audiensi dengan perwakilan masyarakat Kelurahan Cilowong untuk menemukan solusi dari tuntutan yang disampaikan warga Kelurahan Cilowong terkait truk sampah asal Tangsel.

"Nanti hari Senin nanti ada kesepakatan bersama. Sehingga kami kerjasama dengan Tangsel tidak dibatalkan, dan masyarakat mendapatkan keuntungan," ujarnya.

Syafruddin menjelaskan, sampai bulan Desember 2021 nanti, dana yang akan diterima dari kerjasama pengiriman sampah itu sebesar Rp21 miliar.

"Dana itu sebagian sudah dicairkan untuk peremajaan peralatan dan kebutuhan di TSPA Cilowong, seperti pembelian alat berat, tanggul dan akses jalan," katanya.

Sedangkan, sambung Syafrudin, untuk kompensasinya itu sebesar 10 persen dari total dana tersebut atau sekitar Rp2,1 miliar yang pencairannya nanti di akhir tahun. Sementara untuk akses jalan sedang diperbaiki.

"Puskesmas dan ambulan Insya Allah nanti tahun depan direalisasikan," jelasnya.

Akan tetapi, untuk permintaan beasiswa dari SD sampai perguruan tinggi, Syafrudin mengaku sangat berat untuk direalisasikan. Pasalnya setiap jenjang pendidikan berbeda kewenangan.

"Kondisi keuangan Pemkot juga terbatas. Tapi kecuali untuk beasiswa pendidikan di perguruan tinggi bagi masyarakat yang benar-benar tidak mampu atau yatim piatu, itu sudah kami siapkan beasiswa di beberapa Perguruan tinggi," pungkas Syafrudin. [ars]


Komentar Pembaca
Mural Tikus Di Tangsel

Mural Tikus Di Tangsel

KAMIS, 14 OKTOBER 2021 , 06:18:00

Penghargaan WTP Ke-13

Penghargaan WTP Ke-13

SABTU, 16 OKTOBER 2021 , 06:23:00

Penghargaan Peraih Medali PON

Penghargaan Peraih Medali PON

SABTU, 09 OKTOBER 2021 , 06:30:00

The ads will close in 10 Seconds