Menggratiskan Tes PCR Pasti Mampu Jika Mau

Opini  SELASA, 26 OKTOBER 2021 , 15:33:00 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

Menggratiskan Tes PCR Pasti Mampu Jika Mau

Jaya Suprana/Net

RMOLBANTEN Gegara cemas pagebluk Corona seperti di akhir tahun 2020 akan melonjak kembali di akhir tahun 2021, maka pemerintah memaklumatkan kewajiban PCR bagi para calon penumpang pesawat terbang.

Bingungologi


Sayang maklumat dimaklumatkan secara membingungkan. Maklumat wajib tes PCR saling beda antara Menteri Dalam Negeri dengan Menteri Perhubungan sementara mungkin akibat sudah terlalu terbebani beban tambahan urusan Olahraga bahkan Pemuda, maka Menteri Pariwisata no komen.

Kewajiban tes PCR agak mirip kewajiban tes wawasan kebangsaan yang fungsinya terkesan jika bisa dipersulit kenapa tidak dipersulit saja.

Kewajiban tes PCR bagi para calon penumpang pesawat terbang juga terkesan komersial selama tes PCR masih harus berbayar. Alasan tes PCR memang tidak bisa tidak harus berbayar akibat tes PCR memang wajib berbayar sebab mustahil digratiskan pada hakikatnya secara alasanologis terkesan dipaksakan belaka.

Sebab sudah terbukti secara nyata tak terbantahkan bahwa anak-anak muda di Kupang berhasil menggratiskan tes PCR yang berarti hoax apabila menyatakan tes PCR mustahil digratiskan. Kalau mau pasti mampu.

Memang dapat dimengerti bahwa para produsen dan distributor tes PCR memang bukan para dermawan atau filantropis, maka mustahil mereka menggratiskan produk mereka kecuali memang sengaja ingin membangkrutkan diri sendiri.

Kenapamologi


Namun perlu disimak kenyataan tak terbantahkan pula bahwa tes PCR terbukti bisa gratis di Australia, Selandia Baru, Jerman untuk warga negeri masing-masing.

Kenapa bisa begitu? Jawabannya sederhana yaitu karena biaya penyelenggaraan tes PCR diambil-alih sepenuhnya oleh pemerintah.

Berarti kalau mau pasti mampu menggratiskan tes PCR. Tentu saja contoh tes PCR digratiskan bisa dilaksanakan apabila pemerintah mendukung dengan mudah digugurkan dengan dalih lain padang lain belalang yaitu pemerintah Indonesia tidak sama dengan pemerintah negara- negara yang mampu sebab mau menggratiskan tes PCR.

Memang dengan mudah harapan tes PCR gratis langsung digugurkan dengan alasan pemerintah Indonesia tidak punya dana untuk menggratiskan tes PCR di Indonesia.

Meski kemudian secara kenapamologis muncul sebuah pertanyaan lain menghantui kalbu sanubari mereka yang masih mau bertanya.

Jika pemerintah punya uang untuk membangun sirkuit balap mobil, rel kereta api super cepat bahkan membangun ibukota baru lalu kenapa pemerintah tidak punya uang untuk menggratiskan tes PCR yang secara langsung terkait bukan hanya kesehatan namun juga nyawa para calon penumpang pesawat terbang?

Tampaknya rumput bergoyang pun tidak akan mampu kecuali mau menjawab pertanyaan yang terakhir ini. [red]

Komentar Pembaca
Roda Dunia

Roda Dunia

KAMIS, 02 DESEMBER 2021

Mustofa Ciputra

Mustofa Ciputra

RABU, 01 DESEMBER 2021

Protokol Omicron

Protokol Omicron

SELASA, 30 NOVEMBER 2021

Nasib Bebas

Nasib Bebas

SENIN, 29 NOVEMBER 2021

Weekend

Weekend

MINGGU, 28 NOVEMBER 2021

Marah Penugasan

Marah Penugasan

SABTU, 27 NOVEMBER 2021

Mural Tikus Di Tangsel

Mural Tikus Di Tangsel

KAMIS, 14 OKTOBER 2021 , 06:18:00

Penghargaan WTP Ke-13

Penghargaan WTP Ke-13

SABTU, 16 OKTOBER 2021 , 06:23:00

Penghargaan Peraih Medali PON

Penghargaan Peraih Medali PON

SABTU, 09 OKTOBER 2021 , 06:30:00

The ads will close in 10 Seconds