Truk Sampah Dihadang Warga Kota Serang: Penjelasan Walikota Tangsel Berbeda Dengan DLH

Kota Tangerang Selatan  RABU, 27 OKTOBER 2021 , 19:55:00 WIB | LAPORAN: LANI PAHRUDIN

Truk Sampah Dihadang Warga Kota Serang: Penjelasan Walikota Tangsel Berbeda Dengan DLH

Sampah Tangsel dibuang di Halaman Kantor Kelurahan Cilowong, Kota Serang/HEN

RMOLBANTEN. Walikota Tangsel, Benyamin Davnie menyebut jika penolakan truk sampah dari Tangsel, kini sudah berjalan normal kembali.

"Kemarin-kemarin iya, tapi sekarang informasinya pembuangan sampah sudah berjalan normal. Sudah kembali lagi," papar Benyamin di Balai Kota Tangsel, Rabu (27/10).

Namun, penjelasan Benyami berbeda dengan penjelasan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tangsel.

Hal tersebut ditegaskan Kabid Persampahan pada DLH Tangsel, Wismansyah yang menyatakan pengiriman sampah dari Tangsel ke Serang diberhentikan sementara waktu.

"Untuk sementara kita pending dulu sampai ketemu titik temunya teman-teman disana khususnya Dinas LH Kota Serang dan masyarakat yang tuntutannya belum dipenuhi," kata Wismansyah, Rabu, (27/10).

Wismansyah membenarkan, adanya pengadangan truk sampah milik Tangsel oleh warga Taktakan dan Cilowong. Hingga, warga membuang sampah ke Kelurahan Cilowong dan Kecamatan Taktakan.

"Iya itu terjadi semalam sekitar pukul 22.00 WIB warga menahan kendaraan truk sampah dari Tangsel tidak boleh buang ke TPA Cilowong, Serang. Dan ada beberapa kendaraan yang dipaksa untuk membuang muatan sampah di kantor kelurahan dan kantor kecamatan, ya mudah- mudahan bisa diselesaikan dengan baik," ungkapnya.

Masih kata Wismansyah, dari 25 truk sampah milik Tangsel ada  lima truk sampah yang dihadang warga.

"Yang jelas tadi malam yang keluar dari TPA Cipeucang jalan ke TPA Cilowong ada 21 truk. Tapi, ada yang belum sampai sana tapi sudah balik kanan, karena tahu ada warga yang mencegat truk. Tadi malam kalau tidak salah ada lima truk yang diberhentikan warga, ada juga beberapa truk yang sudah masuk ke TPA Cilowong jadi tidak sempat diberhentikan warga," jelas Wismansyah.

Sampai saat ini, pihak DLH Tangsel dan DLH Serang masih berkomunikasi guna mencari jalan keluar atas permasalahan penolakan warga.

"Sudah, ini kita mau komunikasi lagi dengan teman-teman disana untuk menyelesaikan permasalahan," tandasnya.

Sebelumnya diberitakan Kantor Berita RMOL Banten, Halaman Kantor Kelurahan Cilowong dan Kecamatan Taktakan dipenuhi gunungan sampah pada Selasa Malam (26/10).

Gunungan sampah tersebut berasal dari truk pengangkut sampah Tangsel yang diarahkan oleh warga untuk dibuang ke kedua kantor tersebut. [ars]

Komentar Pembaca
Mural Tikus Di Tangsel

Mural Tikus Di Tangsel

KAMIS, 14 OKTOBER 2021 , 06:18:00

Penghargaan WTP Ke-13

Penghargaan WTP Ke-13

SABTU, 16 OKTOBER 2021 , 06:23:00

Penghargaan Peraih Medali PON

Penghargaan Peraih Medali PON

SABTU, 09 OKTOBER 2021 , 06:30:00

The ads will close in 10 Seconds