Indonesia Wajib Waspada! Varian Omicron Yang Menyebar Di Afsel Menular Dan Menyebabkan Kematian

Internasional  MINGGU, 28 NOVEMBER 2021 , 08:16:00 WIB | LAPORAN: FIRMANSYAH

Indonesia Wajib Waspada! Varian Omicron Yang Menyebar Di Afsel Menular Dan Menyebabkan Kematian

Ilustrasi/Net

RMOLBANTEN  Varian baru dengan kode B.1.1.5.29, atau disebut varian Omicron, ditetapkan statusnya oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebagai variant of concern (VOC). 

Varian baru Covid-19 yang berasal dari Afrika Selatan dengan status variant of concern ini sama dengan label yang diberikan untuk varian baru Covid-19 yang memiliki tingkat penularan dan potensi kematian yang cukup tinggi.

Pertama kali varian Omicron menyebar di Afrika Selatan, kini varian ini sudah masuk ke sejumlah dam kawasan seperti Hongkong.

WHO dalam situs resminya,  menyebutkan sejumlah alasan ditetapkannya status mengkhawatirkan untuk varian Omicron ini.

Varian ini disebut sudah memiliki 32 mutasi yang mengkhawatirkan pada spike protein, atau suatu bagian dari virus yang dipakai untuk produksi sebagian besar merk vaksin di dunia untuk menciptakan kekebalan tubuh manusia.

Kemudian yang selanjutnya, varian Omicron di Afrika Selatan sudah menginfeksi banyak masyarakat di sana.

Adapun tanda-tanda varian ini menginfeksi sesorang adalah pada saat dilakukan pemeriksaan PCR. Beberapa laboratorium mengindikasikan pada satu tes PCR, terdapat satu dari tiga gen target yang tidak terdeteksi.

Maka dari itu, tes ini bisa dijadikan patokan untuk mengetahui infeksi varian ini.

Beberapa negara sudah memutuskan untuk melarang penerbangan dari Afrika Selatan, setelah temuan varian baru Covid-19 ini.

Kemunculan varian yang kini masuk dalam kategori Variant of Concern (VOC) itu sendiri telah memicu kekhawatiran global.

Omicron disebut-sebut lebih berbahaya ketimbang varian lainnya, kendati para ahli belum mengetahui secara pasti apakah ini akan berdampak terhadap perkembangan kasus Covid-19 secara keseluruhan.

Pertama kali ditemukan di Afrika Selatan, dan sejak saat itu menyebar di Belgia, Bostwana, Israel dan Hong Kong. Negara-negara Eropa seperti Inggris, Jerman, dan Republik Ceko bahkan kecolongan.

Kendati para ahli epidemiologi mengatakan larangan penerbangan mungkin sudah terlambat, namun banyak negara di dunia termasuk Amerika Serikat (AS), Brasil, Kanada, dan Uni Eropa lainnya mengumumkan larangan tersebut.

Inggris sendiri dilaporkan menjadi yang pertama mengumumkan larangan masuk bagi pendatang dari negara-negara Afrika Selatan. Langkah tersebut kemudian diikuti oleh sejumlah negara lainnya.

Ini Daftar negara yang memperketat pembatasan dengan negara-negara Afrika:

1. Inggris
2. Singapura
3. Israel
4. Jepang
5. Jerman
6. Italia
7. Uni Eropa
8. Australia
9. Amerika Serikat
10. Arab Saudi
11. Kanada
12. Thailand
13. Oman. [dzk]

Komentar Pembaca
Penghargaan Habib Rizieq Pejuang NKRI

Penghargaan Habib Rizieq Pejuang NKRI

MINGGU, 12 DESEMBER 2021 , 00:10:00

Selebran Rachel Vennya Di Sidang

Selebran Rachel Vennya Di Sidang

SABTU, 11 DESEMBER 2021 , 01:01:00

Jokowi Komitmen Tuntaskan Pelanggaran HAM

Jokowi Komitmen Tuntaskan Pelanggaran HAM

SABTU, 11 DESEMBER 2021 , 01:39:00

The ads will close in 10 Seconds