Tak Punya Surat Tes PCR, 19 WNA Ditolak Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta

Keamanan  JUM'AT, 03 DESEMBER 2021 , 18:54:00 WIB | LAPORAN: MAYA AUL

Tak Punya Surat Tes PCR, 19 WNA Ditolak Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta

WNA di Bandara Soekarno Hatta/AUL

RMOLBANTEN. Petugas Imigrasi Kelas I Khusus Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Soekarno-Hatta menolak 19 warga negara asing (WNA) di Bandara Soekarno-Hatta. Penolakan tersebut pun merupakan upaya antisipasi masuknya COVID-19 varian baru B.1.1.539 atau Omicron ke wilayah Indonesia.

Kasi Informasi dan Komunikasi Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta, Jongky Ade Situngkir mengatakan, pihaknya menolak kedatangan WNA tersebut lantaran tidak memenuhi ketentuan yang berlaku.

"Salah satunya tidak memiliki keterangan bebas COVID-19 dengan hasil negatif Polymerase Chain Reaction (PCR)," kata Jongky, Jum'at (3/12).

Jongky menuturkan, selain tidak membawa hasil tes PCR dengan hasil negatif COVID-19, 19 WNA tersebut juga tidak memiliki bukti vaksinasi dosis lengkap.

"Jadi mereka ini ditolak bukan serta merta subject Omicron," tuturnya.

Ia merinci, adapun WNA yang ditolak masuk ke wilayah Indonesia diantaranya, 6 WN Filipina, 4 WN Nigeria dan  WNA adal Uni Emirat Arab.

"Ada juga berasal dari Amerika Serikat, Australia, Ghana, India, dan Pakistan masing-masing 1 orang," ujar Jongky.

Menurut Jongky, pihaknya secara tegas akan menolak seluruh WNA yang memiliki riwayat bepergian ke 11 negara dalam kurun 14 hari yaitu, Angola, Zambia, Zimbabwe, Malawi, Mozambique, Namibia, Eswatini, Lesotho, Afrika Selatan, Botswana, dan Hong Kong

"Penanganan WNA yang berasal dari 11 negara tersebut kita tolak, tidak ada pengecualian, yang diperbolehkan masuk adalah WNA yang mempunyai visa dinas, visa diplomatik mempunyai izin kunjungan tinggal terbatas, izin kunjungan tinggal tetap," tambah Jongky.

Imigrasi Soekarno-Hatta kata Jongky, berkoordinasi dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas I Soekarno-Hatta untuk mempercepat pemeriksaan riwayat perjalanan WNA yang baru tiba di Terminal 3 Bandara Soetta. Dimana, sasaran utama yakni 11 negara yang dilarang masuk.

"Apabila subject 11 negara ini turun (pesawat), petugas Imigrasi memeriksa apakah yang bersangkutan pernah transit atau pernah tinggal di 11 negara yang tidak diperbolehkan (masuk ke Indonesia). Apabila ditemukan, maka kita langsung mengarahkan untuk langsung berangkat menggunakan airlines (pesawat) yang telah membawa mereka ke negara kita," tutupnya. [ars]

Komentar Pembaca
Penghargaan Habib Rizieq Pejuang NKRI

Penghargaan Habib Rizieq Pejuang NKRI

MINGGU, 12 DESEMBER 2021 , 00:10:00

Selebran Rachel Vennya Di Sidang

Selebran Rachel Vennya Di Sidang

SABTU, 11 DESEMBER 2021 , 01:01:00

Jokowi Komitmen Tuntaskan Pelanggaran HAM

Jokowi Komitmen Tuntaskan Pelanggaran HAM

SABTU, 11 DESEMBER 2021 , 01:39:00

The ads will close in 10 Seconds