Bantu Ringankan Emosi Penyintas Erupsi Semeru, IKALUIN Jakarta Kirim Relawan Psikososial

Nusantara  SABTU, 25 DESEMBER 2021 , 11:11:00 WIB | LAPORAN: AHMAD RIZKI SUHAEDI

Bantu Ringankan Emosi Penyintas Erupsi Semeru, IKALUIN Jakarta Kirim Relawan Psikososial

Relawan Psikososial IKALUIN Jakarta di Lumajang, Jawa Timur/Ist

RMOLBANTEN Sebagai bentuk sumbangsih terhadap korban erupsi Gunung Semeru di Lumajang, Jawa timur. Ikatan Alumini Uiversitas Islam Negeri (IKALUIN) Jakarta dan Kesehatan Mental Indonesia memberikan layanan psikososial psychological first aid atau pertolongan awal psikologi.

Layanan diberikan selama sepekan sejak tanggal 22-27 Desember 2021. Layanan psikososial berupa pendampingan awal psikologi untuk penyintas dan pelatihan untuk relawan lokal.

Dalam pelaksanaannya di lapangan, tim IKALUIN Jakarta dan Kesehatan Mental Indonesia bekerja sama dengan NGO Human Initiative.

Hingga berita ini dirilis, relawan psikososial telah melakukan kegiatan PFA di Desa Sumber wuluh, Desa Candipuro, Desa Kunir Kidul, dan Desa Penanggal.

Penyintas yang mendapatkan pendampingan kurang lebih sejumlah 300 orang mencakup dewasa dan anak-anak, dengan keluhan di antaranya merasa takut, cemas, khawatir apabila mengingat kejadian saat mereka menjauh dari banjir lahar Merapi.

Ketua Kesehatan Mental Indonesia, Hena Rustiana menyatakan PFA membantu meringankan emosi yang kuat yang dirasakan oleh penyintas.

"Pada kenyataannya, perasaan takut, cemas, dan khawatir yang dirasakan oleh penyintas adalah perasaan yang normal dirasakan pada kondisi bencana seperti kejadian erupsi Semeru," ujar Hena dalam keterangan yang diterima redaksi, Sabtu (25/12).

Hena yang juga Sekretaris Departemen Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana IKALUIN Jakarta ini mengatakan, bahwa di antara para penyintas, masih ada yang merasakan emosi yang sangat kuat sehingga mengganggu aktivitasnya sehari-hari seperti sulit tidur, atau tidak dapat bekerja seperti biasa karena banyak berpikir.

"Pada kondisi yang sangat mengganggu, maka penyintas perlu mendapat rujukan ke psikolog, psikiater, atau tenaga kesehatan terdekat," terang Hena.

Sebagai informasi, selain melakukan pendampingan psikososial dengan PFA, tim IKALUIN-KMI ini juga melakukan pelatihan PFA kepada para relawan, mencakup tenaga kesehatan, kader posyandu, dan para pendidik.

Setelah melakukan pelatihan di Desa Kunir Kidul, tim akan melakukan Pelatihan Pendampingan Psikososial PFA di Posko Human Initiative pada hari Minggu, 26 Desember 2021 pukul 10.00-12.00.

Hadir memberikan sambutan Bapak Muthori dari Human Initiative, Hena Rustiana, dan Kak Ojan Pendongeng yang memberikan materi tentang mendongeng menggunakan PFA untuk anak-anak. [ars]

Komentar Pembaca
Ketua KPK Resmikan Kantor JMSI Riau

Ketua KPK Resmikan Kantor JMSI Riau

SABTU, 19 MARET 2022 , 13:19:00

Zaki Resmikan Masjid Ash-Shomad

Zaki Resmikan Masjid Ash-Shomad

SABTU, 12 MARET 2022 , 21:06:00

Presiden Dan Gubernur Se-Indonesia Di IKN

Presiden Dan Gubernur Se-Indonesia Di IKN

SENIN, 14 MARET 2022 , 15:23:00

The ads will close in 10 Seconds