Legislator Gerindra: Penahanan Ferdinand Terkait Cuitan 'Allahmu Lemah' Wajar!

Hukum  KAMIS, 13 JANUARI 2022 , 01:07:00 WIB | LAPORAN: FIRMANSYAH

Legislator Gerindra: Penahanan Ferdinand Terkait Cuitan 'Allahmu Lemah' Wajar!

Anggota Komisi III DPR RI Habiburokhman/Net

RMOLBANTEN Penahanan oleh polisi terhadap Ferdinand Hutahaean usai ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus cuitan 'Allahmu lemah' dianggap sebagai hal yang wajar.

Polisi juga melakukan hal yang sama kepada orang lain yang terkena kasus dugaan ujaran kebencian.

Demikian disampaikan Anggota Komisi III DPR RI Habiburokhman kepada wartawan di Jakarta.

"Ya wajar saja karena banyak kasus lain juga dikenakan penahanan. Kan ada asas equality before the law sepanjang sarat objektif dan subjektif terpenuhi ya silahkan saja," ujar Habiburokhman.

Legislastor Partai Gerindra ini menilai kasus yang menimpa Ferdinand ini disebabkan karena kurang bijak dalam menggunakan media sosial.

"Itu dia mulutmu, Twittermu, harimaumu. Apa yang kita ingin sampaikan kadang-kadang gak bisa kita tuliskan dengan benar," katanya.

Habiburokhman menjelaskan apa yang ditulis seseorang di media sosial, belum tentu dimaknai sama oleh banyak orang yang membaca dan menyaksikan.

"Apalagi jadi pemberitaan bisa lari kemana-mana jadi bener-bener hati-hati," tegasnya.

Namun, menurutnya, kasus seperti Ferdinand ini seharusnya bisa mengedepankan prinsip restorative justice. Sehingga, kasus ujaran kebencian tidak selalu diselesaikan di pengadilan.

"Digali dulu, dialogkan dulu, apa masalahnya. Nah penegakan hukum itu langkah terakhir seperti pemenjaraan dan penahanan itu. Bukan hanya kasus Ferdinand tapi semua kasus ujaran kebencian," pungkasnya. [ars]



Komentar Pembaca
Ketua KPK Resmikan Kantor JMSI Riau

Ketua KPK Resmikan Kantor JMSI Riau

SABTU, 19 MARET 2022 , 13:19:00

Zaki Resmikan Masjid Ash-Shomad

Zaki Resmikan Masjid Ash-Shomad

SABTU, 12 MARET 2022 , 21:06:00

Presiden Dan Gubernur Se-Indonesia Di IKN

Presiden Dan Gubernur Se-Indonesia Di IKN

SENIN, 14 MARET 2022 , 15:23:00

The ads will close in 10 Seconds