Mimpi Walikota Ben Ingin Jadikan Tangsel Kota Anggur

Daerah  KAMIS, 13 JANUARI 2022 , 19:15:00 WIB | LAPORAN: LANI PAHRUDIN

Mimpi Walikota Ben Ingin Jadikan Tangsel Kota Anggur

Perayaan hari jadi Komunitas Anggur Tangsel kedua/LAN

RMOLBANTEN. Walikota Tangsel, Benyamin Davnie mempunyai mimpi ingin menjadikan kota dengan tujuh kecamatan ini sebagai kota anggur.

Hal tersebut disebut disampaikannya saat menghadiri perayaan Komunitas Anggur Tangsel (KAT) yang kedua di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP), Jombang, Ciputat, Kamis, (13/1).

"Kita akan dorong Tangsel selain menjadi kota Sentra Anggrek, juga menjadi Kota Anggur. Melihat potensi dan pasarnya masih terbuka sangat luas," kata Benyamin.

Menurut pria yang biasa disapa Ben ini pemberdayaan anggur yang tak memerlukan lahan besar ini, telah sejalan dengan visi pembangunan pertanian di wilayahnya ini.

"Pembangunan pertanian di Tangsel diprioritaskan ke pertanian sektor lahan kering holtikultura bukan pertanian lahan basah karena keterbatasan ruang yang ada," tuturnya.

Dirjen Pertanian Holtikultura Kementerian Pertanian, Prihasto Setyanto, mengapresiasi komunitas anggur di Tangsel yang telah berhasil dengan urban farming ini.

"Asalkan lahannya clear & clean. Dianjurkan agar perlu juga dipikirkan proses bisnis ke depannya seperti apa untuk skala yang lebih luas," ujarnya.

Sementara itu, Ketua KAT, Roy Nurdin menambahkan, komunitasnya telah membudidayakan sebanyak 60 jenis varian tanaman buah bernama latin Vitis Vinivera tersebut.

"Ke-60 varian itu didominasi asal Ukraina. Tanaman anggur tersebut saat ini ditanam di green house Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kota Tangsel di Jalan Pertanian nomor 1, Kelurahan Jombang, Ciputat, Tangsel," terangnya.

Saat ini, kata Roy, sudah terdapat hingga 250 anggota yang tergabung di dalam komunitasnya. Seluruhnya terdiri dari berbagai profesi.

"Sampai saat ini anggota KAT ada 250 orang, profesinya bermacam-macam, ada polisi, tentara, pengacara, security, supir sampai pengusaha. Animonya termasuk tinggi untuk tanam atau budidaya anggur ini," ujarnya.

Ia menjelaskan, musim hujan seperti saat ini menjadi waktu yang sangat rentan bagi tanaman anggur. Ancaman jamur dan mahalnya pupuk itu salah satu tantangan dari KAT.

Keputusan untuk memberdayakan anggur ini, kata Roy, atas dasar keprihatinnnya lantaran semakin sedikitnya kepedulian masyarakat terhadap lingkungan.

"Harapannya agar KAT dapat memperoleh pendampingan serta support dari instansi terkait agar produk litbang KAT dapat lebih bisa diterima masyarakat luas," pungkasnya. [ars]

Komentar Pembaca
Penghargaan Habib Rizieq Pejuang NKRI

Penghargaan Habib Rizieq Pejuang NKRI

MINGGU, 12 DESEMBER 2021 , 00:10:00

Selebran Rachel Vennya Di Sidang

Selebran Rachel Vennya Di Sidang

SABTU, 11 DESEMBER 2021 , 01:01:00

Jokowi Komitmen Tuntaskan Pelanggaran HAM

Jokowi Komitmen Tuntaskan Pelanggaran HAM

SABTU, 11 DESEMBER 2021 , 01:39:00

The ads will close in 10 Seconds