Botol Sabu Cair Bergambar Alpukat Asal Meksiko Gagal Beredar Di Indonesia

Hukum  SELASA, 25 JANUARI 2022 , 18:37:00 WIB | LAPORAN: MAYA AUL

Botol Sabu Cair Bergambar Alpukat Asal Meksiko Gagal Beredar Di Indonesia

Ungkap kasus penyelundupan sabu cair di Bandara Soekarno-Hatta/AUL

RMOLBANTEN. Polres Metro Tangerang Kota bersama Kantor Bea Cukai Pusat melakukan penggagalan peredaran empat liter narkotika jenis sabu cair.

Sabu tersebut dikirim dari Meksiko dalam bentuk pengiriman kargo yang mendarat di Bandara Soekarno-Hatta.

Kasie Analisis Data Kantor Bea dan Cukai Pusat, Firdaus mengatakan, untuk mengelabui petugas, para pelaku mencatat barang kargo tersebut berisi bahan kimia.

"Dikemas dalam karton, disebutkan di situ cairan kimia. Kalau dari kemasannya bergambar minyak-minyak gambarnya alpukat," jelas Firdaus di Polres Metro Tangerang Kota, Selasa (25/1).

Firdaus mengungkapkan, dalam satu karton tersebut, terdapat 12 botol berisi sabu cair.

"Satu karton ada 12 botol, delapan botol dilakukan cek laboratorium ternyata mengandung cairan methapethamine dan sisanya minyak," papar Firdaus.

Peredaran narkotika jenis sabu cair terkuak di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat yang diimpor dari negara Meksiko.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan mengatakan, paket dikirim dari Meksiko melalui paket kargo di Bandara Soekarno-Hatta.

"Penerimanya yang sudah jadi tersangka ini berinisial RK (28) warga negara Indonesia (WNI). Paket tersebut dikirimkan ke Cengkareng, Jakarta Barat," papar Zulpan.

Modus operandinya, sambung Zulpan, tersangka melakukan peredaran narkotika melalui jasa pengiriman paket internasional dari Meksiko. Nantinya, sabu cair tersebut akan dibekukan sampai mengkristal untuk diperjualbelikan ke pelanggannya.

"Bila narkoba cair ini dipadatkan maka ukuran beratnya menjadi 16 kilogram sabu dalam bentuk kristal," ungkap Zulpan.

Ia mengaku, bedasarkan hasil pemeriksaan polisi, bila barang bukti tersebut dikirim dari Negara Meksiko melalui jasa pengiriman Internasional berinisial FX melalui Bandara Soekarno-Hatta.

"Kemudian diantar melalui jasa pengiriman dengan alamat tujuan Jakarta untuk di proses dan diedarkan di Jakarta," tuturnya.

Dari perbuatannya, tersangka dipersangkakan dengan Pasal 114 ayat (2) Subs. Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana mati, seumur hidup atau paling singkat 6 Tahun dan Paling lama 20 tahun. [ars]

Komentar Pembaca
Ketua KPK Resmikan Kantor JMSI Riau

Ketua KPK Resmikan Kantor JMSI Riau

SABTU, 19 MARET 2022 , 13:19:00

Zaki Resmikan Masjid Ash-Shomad

Zaki Resmikan Masjid Ash-Shomad

SABTU, 12 MARET 2022 , 21:06:00

Presiden Dan Gubernur Se-Indonesia Di IKN

Presiden Dan Gubernur Se-Indonesia Di IKN

SENIN, 14 MARET 2022 , 15:23:00

The ads will close in 10 Seconds