Cerita Pemudik Asal Tangsel Tertahan Di Kampung Halaman Karena Tak Kebagian Tiket Pulang

Daerah  MINGGU, 08 MEI 2022 , 10:01:00 WIB | LAPORAN: LANI PAHRUDIN

Cerita Pemudik Asal Tangsel Tertahan Di Kampung Halaman Karena Tak Kebagian Tiket Pulang

Terminal Bus/Lan

RMOLBANTEN Libur Idul Fitri 1443 Hijriah sudah usai. Para pemudik pun secara bergelombang meninggalkan kampung halaman untuk beraktivitas kembali di tempat kerjanya.

Sejak kemarin, puncak arus mudik libur Idul Fitri 22 pun, mulai terlihat. Para pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi maupun jasa transportasi mulai memadati lalu lintas.

Bahkan, untuk jasa transportasi darat seperti bus. Banyak pemudik yang sudah tidak mendapatkan tiket arus balik lebaran.

Salah satunya pemudik asal Pondok Aren, Tangsel yakni A. Baihaqi yang menunda kepulangannya dari Pemalang, Jawa Tengah karena kehabisan tiket bus.

"Mau enggak mau, masih bertahan di kampung halaman. Tiket bus ke Tangerang sudah ludes," ujar Baihaqi kepada Kantor Berita RMOL Banten, Sabtu (7/5).

Baihaqi bersama istri dan anaknya baru mendapatkan tiket bus untuk pulang pada hari Senin (9/5).

"Dapat itu tanggal 9 Mei hari Senin, baru bisa pulang ke Tangsel," imbuhnya.

Baihaqi yang baru bisa pulang pada Senin (9/5), terpaksa harus meninggalkan pekerjaannya dan juga menjadwalkan ulang cek kandungan untuk sang istri.

"Pasti ketunda segala urusan pekerjaan. Apalagi Senin, ada jadwal periksa kandungan, ya sudah harus di jadwal ulang lagi," papar Baihaqi.

Untuk balik ke Tangsel, Baihaqi harus merogoh kocek dalam-dalam untuk membeli tiket bus saat arus balik lebaran.

"Kemarin-kemarin normal itu Rp 120 ribu. Sekarang harganya Rp 300 ribu-an," katanya.

Sementara itu, pemudik asal Pamulang, Tangsel lainnya, Nur juga mengalami hal serupa.

Nur terpaksa harus menunda kepulangannya pada hari Rabu (11/5).

"Saya dari Jogja, sudah enggak kedapatan tiket pulang sekarang. Baru dapat itu hari Rabu tanggal 11," ucap Nur.

Sebagai pekerja swasta, Nur masih tertolong adanya kebijakan pemerintah yang memerintahkan bagi pemudik agar melakukan Work From Home (WFH) terlebih dahulu selama satu minggu.

"Beruntung ada WFH, jadi bisa kerja dulu di kampung halaman," tandasnya. [ars]

Komentar Pembaca
Ketua KPK Resmikan Kantor JMSI Riau

Ketua KPK Resmikan Kantor JMSI Riau

SABTU, 19 MARET 2022 , 13:19:00

Zaki Resmikan Masjid Ash-Shomad

Zaki Resmikan Masjid Ash-Shomad

SABTU, 12 MARET 2022 , 21:06:00

Presiden Dan Gubernur Se-Indonesia Di IKN

Presiden Dan Gubernur Se-Indonesia Di IKN

SENIN, 14 MARET 2022 , 15:23:00

The ads will close in 10 Seconds